DM Buka di Tengah Usulan PSBB Banjarmasin 

Banjarmasin, KP – Duta Mall buka di tengah Pemko Banjarmasin sedang berusaha keras agar usulan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dikabulkan Pemerintah Pusat.

Kebijakan yang diambil oleh Manajemen Duta Mall ini tentu dikhawatirkan bakal berpengaruh dengan pengabulan PSBB yang sudah diperjuangkan Pemko dengan susah payah. 

Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, HM Faisal pun sempat meminta agar pihak manajemen Duta Mall untuk mengerti dengan usaha yang dilakukan Pemko. 

Ia meminta agar Duta Mall bisa menahan diri operasional ini dikhawatirkan bakal membuat usaha memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19) akan menjadi sia-sia. 

“Masalahnya dengan kembali bukanya Duta Mall, dikhawatirkan upaya dan kerja keras dilaksanakan pemerintah selama ini untuk mempercepat penanganan virus corona tidak berjalan maksimal dan efektif,” kata Faisal Hariyadi.

Kepala Bagian operasional Duta Mall, Yenny Purnawati berdalih, mereka kembali membuka tenant yang sebelum sempat ditutup lantaran belum ada hasil terkait usulan PSBB tersebut.

Berita Lainnya
1 dari 1.383
Loading...

Toh, DM belum belum ada menerima arahan untuk menutup secara keseluruhan. “Untuk PSBB belum ada arahan dari hasil PSBB. Untuk penutupan pun belum ada juga untuk agar ditutup secara keseluruhan,” katanya. 

Kendati begitu, Yenny mengklaim pihaknya sudah melakukan pengetatan sesuai SOP, baik untuk pegawai maupun pengunjung yang datang dengan mewajibkan penggunaan masker. 

“Jadi mohon maaf kalau nggak pakai nggak boleh masuk. Juga dilakukan screen time. Disedikan tempat cuci tangan. Penyemprotan disinfektan secara berkala di titik-titik ruang publik,” ujarnya. 

Yenny menjelaskan, bahwa DM tak pernah tutup hanya sebelumnya bahwa ada imbauan untuk tenant-tenant yang bukan menjual keperluan seperti makanan dan obat-obatan untuk sementara waktu. 

“Itu pun kami perpanjangan kemarin, harusnya mereka yang tutup buka 5 April kemarin. Tapi diperpanjang lagi hingga 16 April,” katanya. 

Selain itu, ia juga mengaku bahwa tempat hiburan masih mereka tutup. Ini dilakukan sesuai imbauan Pemko untuk menutup tempat hiburan hingga waktu yang tak ditentukan. 

“Pembatas jam juga masih berlaku bukan dari pukul 12 saingan hingga pukul 8 malam saja. Ini setiap hari, Senin sampai Minggu,” pungkasnya. (sah/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya