Ikut Vidcon Mendagri, Banjarmasin Dirahkan Penanganan Covid-19

170

Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin mengikuti video conference dengan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia di Ruang Kerja Walikota Banjamasin. Video conference tersebut turut diikuti oleh seluruh Kabupaten/Kota se Indonesia.

Bahkan dalam video conference tersebut terdapat 3 poin penting yang disampaikan oleh Mendagri RI, Tito Karnavian yang sekaligus menjadi arahan beliau untuk seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota se Indonesia.

“Ada 3 poin yang disampaikan atau arahan dari Mendagri dalam rangka menghadapi pandemi Covid-19 ini,” kata Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina disela kegiatan vidcon berlangsung, Selasa 7/4/2020.

H Ibnu Sina menyebutkan hal pertama yang menjadi arahan dari Mendagri yakni penanganan dan pencegahan Covid-19 di tingkat kabupaten/kota dan provinsi terkait penanganannya bahwa setiap daerah harus mempersiapkan baik dari segi aspek fasilitas kesehatan serta tenaga kesehatan.

“Atas dasar hal ini kami menyiapkan RSUD Sultan Suriansyah agar siap menerima pasien-pasien covid-19,” ungkapnya.

Ia melaporkan bahwa di RSUD Sultan Suriansyah saat ini sudah tersedia 3 kamar isolasi dengan kapasitas mampu menampung 10 orang dan dilengkapi dengan APD serta ruangan detox.

Berita Lainnya

ASN Setwan Kembali Ngantor

Lanjutnya, hal yang kedua Mendagri memberikan pengarahan terkait dampak sosial, menurutnya kita harus memperkuat jaring pengaman sosial agar dampak tersebut harus terantisipasi dengan baik. apalagi ujar H Ibnu Sina, jumlah keluarga kurang mampu pasti bertambah.

“Bahan sembako harus tersedia menjelang puasa dan lebaran kali ini, sehingga beliau (Mendagri) meminta kepada seluruh kabupaten kota mempersiapkan hal ini dengan sebaik-baiknya,” bebernya.

Adapun yang terakhir H Ibnu Sina menyampaikan hal yang tak kalah penting yakni kordinasi lintas sektoral dalam penanganan ini mampu terjalin dengan baik, begitu arahan dari Mendagri Republik Indonesia ketika vidcon tersebut.

“Informasi ini sudah kami sampaikan di forkopimda dan juga struktural gugus tugas yang baru, Walikota sebagai ketua, Kapolresta sebagai wakil ketua 1 dan Dandim wakil ketua 2, selain itu memasukkan seluruh unsur ASN pimpinan DPRD dan unsur pimpinan DPRD, tokoh masyarakat, dan juga kepala,SKPD lingkungan pemkot banjarmasin,” ujarnya.

“Kita sudah menyepakati ini, selain itu kita sepakat untuk membuat posko di masing-masing perbatasan untuk mengawasi keluar masuk masyarakat dan pengguna jalan, ini berkordinasi dengan Polresta, Dishub, Satpol PP, BPBD dan pihak lainnya,” pungkasnya.

Bahkan dalam vidcon tersebut turut berhadir Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Doyo Pudjadi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Peternakan, Lauhem Mahfuzi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Muryanta, serta PLT Kepala Dinas Perdagangan dan Perinduatrian Norbiansyah. (vin/K-3)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya