Ketupat Intan 2020, Berlakukan Larangan Mudik

Tahun ini fokus pada pelarangan masyarakat yang hendak mudik lebaran

BANJARMASIN, KP – Operasi (Ops) Ketupat Intan 2020, telah dimulai terhitung sejak 24 April hingga sampai dengan 31 Mei atau selama 37 hari pelaksanaan, termasuk di Ramadhan ini.

Tapi berbeda dari Tahun sebelumnya Ops Ketupat Intan yang dilaksanakan jajaran Kepolsian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel).

Penekanan atau fokus kali ini dalam Ops Ketupat Intan 2020, yakni dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah kaitan dengan adanya pelarangan mudik guna mencegah penyebaran wabah Covid-19.

Sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman.

Kemudian terwujud situasi Kamtibmas yang kondusif pada saat Ramadhan dan sesudah lebaran.

Dari keterangan, Sabtu (25/04/2020) untuk semua itu pula, Polda Kalsel telah rapat koordinasi (rakor), yang dipimpin Karo Ops Polda Kalsel, Kombes Pol Isdiyono SH.

Tentunya koordinasi awal saat itu bersama Direktur Lalu Lintas, Kombes Pol Andi Azis Nizar dan jajaran serta seluruh fungsi terkait yang terlibat Ops Ketupat Intan 2020.

“Pelaksanaan Operasi Ketupat dimulai sejak 24 April dan dalam pelaksanaannya berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena terjadi pada saat pandemi Covid-19.

Sehingga telah ditetapkan kebijakan pemerintah untuk masyarakat tidak mudik dan kebijakan ini akan diberlakukan,” ucap Kombes Pol Isdiyono.

Berita Lainnya
1 dari 853
Loading...

Pada rakor tersebut menyimpulkan pembahasan sistem pengamanan dan pelayanan yang diadakan di wilayah hukum Polda Kalsel.

Yakni dengan menyediakan Pos pengamanan terutama di wilayah perbatasan.

Kegiatan juga untuk memantau masyarakat yang akan masuk ke wilayah Provinsi Kalsel secara umum dan Banjarmaasin, khususnya.

Kemudian jajaran Polda Kalsel, Minggu (26/04/2020) menggelar personel yang terlibat Operasi Ketupat Intan Tahun 2020 bertempat di Halaman RTMC Polda Kalsel.

Sementara beberapa polres, sudah melaksnakan kegiatan tersebut.

Seperti Polres Hulu Sungai Utara (HSU) dari keterangan, telah menggelar Ops Ketupat Intan 2020.

Ops ini dilaksanakan lebih awal dengan maksud mengikuti kebijakan pemerintah yang melarang masyarakat mudik lebaran.

“Tahun ini fokus pada pelarangan masyarakat yang hendak mudik lebaran.

Selain itu, Polri juga menjamin keamanan masyarakat selama pelaksanaan ibadah puasa di Ramadhan,” tambah Kapolres HSU, AKBP Pipit Subiyanto melalui Kasat Lantas, AKP Sabilal Mahmud selaku Kasatgas Keamanan Keselamatan Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas).

Pada pelarangan mudik secara masif dilakukan imbauan pula oleh personel Polres HSU dan Polsek jajaran serta fokus melakukan penyekatan di beberapa titik yang menjadi pintu masuk dan ke luar Kabupaten HSU.

“Di samping itu dari Satgas Prefentif senantiasa melakukan edukasi dan imbauan tentang memutus mata rantai Covid-19,” pungkas AKP Sabilal Mahmud. (K-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya