Memasuki Ramadhan Diharapkan Harga Gula Turun

Saya himbau kepada masyarakat banua jelang puasa ini tidak ada lagi aksi timbun atau aksi borong karena aksi seperti ini akan mempersulit kita juga kedepannya, jangan sampai saat memasuki puasa gula mahal lagi,” ungkap Aftah.

BANJARMASIN, KP – “Insya Allah bulan Ramadhan gula akan mulai turun usaha kita dengan menyurati Kementerian Perdagangan ini pasti ada hasilnya,’’ Ketua Gula Bersatu H Aftahudin, kepada wartawan.

Kini gula akan di datangkan ini dari Lampung dan Cilegon serta Surabaya diharapkan bisa menekan harga gula agar kembali normal.

Aftah menegasakan kebutuhan gula Kalsel mencukupi ketika akan memasuki Ramadhan dan harga akan turun karena kita terus mencarikan solusi untuk membantu para UMKM.

Juga terkait ijin selama ini katanya, tidak dipermudah juga tidak dipersulit karena semua tidak dikerjakan lagi dikantor tapi dirumah dengan adanya covid 19 ini.

Kendala saat ini terkait tidak adanya bahan baku, dan pemerintah sudah membuka kran impor tentu kita sebagai pengusaha semakin terbantu mendapatkan gula murah.

Berita Lainnya
1 dari 458
Loading...

“ Saya himbau kepada masyarakat banua jelang puasa ini tidak ada lagi aksi timbun atau aksi borong karena aksi seperti ini akan mempersulit kita juga kedepannya, jangan sampai saat memasuki puasa gula mahal lagi,” ungkap Aftah.

Ia sebagai pengusaha akan bantu masyarakat banua dengan mencarikan gula murah apalagi saat ini masyarakat sudah semakin sulit dan susah ekonominya saat ini, harga gula di Pulau Jawa sudah Rp16 ribu belum lagi biaya angkutnya jadi kita jangan banyak berharap harga gula bisa Rp12500.

Belum masuknya gula impor jenis kristal putih dan raw sugar ke Indonesia dan Kalsel khususnya membuat pelaku distributor gula di Kalsel kelimpungan mencari di Pulau Jawa tambahan pasokan gula untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha sehari-hari.

Sudah sejak beberapa pekan ini pihaknya kesulitan mencari gula lokal di Pulau Jawa, padahal permintaannya oleh masyarakat dan pelaku usaha sudah mulai tinggi sekarang ini.

“Bahkan beberapa hari lalu kita cari di Jatim kosong, ini lagi kita usahakan dapat dari daerah Jakarta. Semoga bisa dapat karena saat ini permintaan oleh masyarakat dan pelaku usaha sangat tinggi,” ujarnya, bberapa waktu lalu.

“ Semoga saja bisa dapat tambahan stok baru lagi apalagi jelang bulan puasa, ini juga kita lagi upayakan untuk meminta Pemprov Kalsel agar bisa menyurati Kemendag supaya memprioritaskan Kalsel dalam pendistribusian gula lokal maupun impor agar harganya dipasaran bisa segera turun,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Dolog Kalsel Arif Mandu bebefrapa waktu lalu, membenarkan jika kondisi stok gula Kalsel digudang Km 17 lagi kosong dan pihaknya bersama Dinas Perdagangan sudah menyurati pusat agar gula segera disuplay apalagi ini jelang puasa permintaan gula sangat tinggi dari biasanya. (hif/K-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya