Pemprov Kalteng Usul Pembatasan Sosial ke Pusat

Palangka Raya, KP – Kasus orang dalam pemantauan (ODP) di Kalteng terus bertambah terkait kedatangan orang dari luar daerah sehari mencapai 53 orang, dari 555 menjadi 608 orang.

Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kalteng Leonar S Ampung dalam penjelasan rutinya, Rabu (1/4) memaparkan untuk kasus positif covid 19 naik 1, dari 9 kini menjadi 10, namun menggembirakan 2 orang sembuh.

Salah satunya dokter PDP semula positif, terakhi negatif dan bisa pulang ke rumahnya bertemu keluarga, terang Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul.

Diakui Dokter tersebut selama ini bersama satu dokter lainya PDP melayani dan merawat pasien positif di RSD.Silvanus Palangka Raya. Dengan demikian masih satu lagi dokter di isolasi.

Berita Lainnya
1 dari 593
Loading...

Terkait hal itu, Pemerintah Provinsi Kalteng melakukan berbagai langkah dan upaya penanganan serius, salah satunya mengusulkan karantina wilayah, atau pembatasan luas aktivitas warga dan Pemerintah.

Disamping itu, menyiapkan anggaran bantuan bagi kelompok berpenghasilan rendah (miskin) dan rentan jatuh miskin. Disisi lain Gubernur berharap agar orang kaya jangan ikut menikmati bantuan sosial dimaksud.

Langkah nyata yang terus dilakukan saat ini, Gubernur tak hentinya minta agar masyarakat melakukan pola hidup sehat (PHS), dan selalu mencuci tangan, tidak mengusap muka, menjaga jarak dengan orang lain, mengurangi perkumpulan.

Disisi lain juga melakukan penyemprotan disinfektan di kawasan keramaian, seperti tempat ibadah, pasar maupun lainnya. (drt/k-10)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya