Tekan ODP, Banjar Terapkan Karantina Rumah dan Terpusat

291

Martapura, KP – Sehubungan meningkatnya jumlah pasien positif dan ODP virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Banjar, Pemkab setempat langsung mengambil langkah strategis, yakni sebisa mungkin menurunkan angka ODP nya. Salah satunya dengan menerapkan pembatasan sosial yang sifatnya terpusat dan di rumah.

”Untuk ODP agar bisa mandiri di rumah atau karantina rumah hingga masa inkubasi 14 hari berakhir,” tandas Sekretaris Gugus Tugas (Kini Ketuanya Bupati) Sekda HM Hilman saat video conference dengan wartawan, Rabu (01/04/2020) di Command Center Barakat, Martapura.

Yang kedua, sambungnya, penerapan karantina terpusat, disini akhirnya dipilih Guest House Sultan Sulaiman di Jalan A Yani Martapura dengan fasilitas 18 kamar. Tempat isolasi ini dipilih bagi ODP yang bandel, tidak disiplin, masih sering keluyuran diluar yang bisa menimbulkan resiko bagi orang lain, padahal mestinya mengisolasi diri.

”Saat ini baru masuk satu orang dari Yogyakarta, yang lainnya akan menyusul sambil menunggu kebijakan Gugus Tugas,” tandasnya.

Kadis Kesehatan Dr Diauddin menambahkan, naiknya ODP di Kabupaten Banjar, karena ada penambahan dari penduduk yang mengikuti acara di Gowa, namun baru masuk datanya.

Sedang dipilihnya Guest House Sultan Sulaiman sebagai karantina, lanjutnya, bukan berarti masyarakat harus takut mendekat ke gedung tersebut, karena virus corona tidak terbang berkilo-kilo meter.

”Asal tidak masuk gedung, sudah aman. Para ODP nantinya cuma perlu isolisasi diri, petugas medis pun hanya datang mengecek perkembangan kesehatannya,” tandasnya.

Dandim 1006/Martapura Letkol Siswo Budiarto berharap kerjasama semua elemen guna hingga ke pemerintahan terbawah. RT harus kembali mengaktifkan siskamling agar tahu siapa saja pendatang yang masuk ke lingkungannya.

”Pada sistem pertahanan rakyat semesta, ini sudah lumrah dilakukan demi menjaga keamanan lingkungan, sehingga wabah tidak sampai menyebar luas,” pungkasnya.

Seperti diketahui, update terakhir di Kabupaten Banjar, ODP meningkat menjadi 128 (sebelumnya 118), PDP nol, karena yang satu orang naik statusnya menjadi positif. Jadi ada 3 orang terkonfirmasi positif. (wan/KPO-1)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya