‘Tenaga Medis Gunakan Telemedicine”

Banjarbaru, KP – Sebagaimana diketahui tenaga medis salah satu sektor yang sangat rentan terpapar pandemi Covid-19.

Sebab tenaga medis berhadapan langsung baik dengan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun kasus positif.

Di Kalsel sudah lebih dari satu orang tenaga medis yang menghembuskan nafas terakhir yang besar kemungkinan terpapar virus yang disebut berasal dari Wuhan, China, tersebut.

Melihat fakta tersebut, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel, mengimbau tenaga medis tertentu memanfaatkan teknologi telemedicine.

Seperti dijelaskan Juru Bicara GTPP Covid-19 Kalsel, HM Muslim, Rabu (15/4) sore, sesuai edaran Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes dianjurkan petugas kesehatan baik dokter, perawat, dan tenaga lainnya yang berusia di atas 60 tahun atau memiliki penyakit penyerta memanfaatkan telemedicine.

“Pada kondisi wabah sekarang pelayanan kesehatan yang tidak urgent banget dapat dilakukan melalui teknologi informasi telemedicine,” imbau Muslim.

Berita Lainnya

Ke MK “Bunuh Diri”

1 dari 1.030

Ia menambahkan, berdasarkan update data Rabu sore dua kasus positif Covid-19 di Kalsel dinyatakan sembuh setelah dua kali pemeriksaan swab melalui metode PCR negatif.

Dua pasien yang dinyatakan sembuh itu kscovid#10 laki-laki 51 tahun asal Banjarmasin dan kscovid#04 laki-laku 45 tahun asal Kabupaten Banjar.

“Keduanya dinyatakan sembuh setelah dua kali pemeriksaan swab metode PCR negatif,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel, HM Muslim.

Dua kesembuhan ini melengkapi 3 pasien sebelumnya yang juga mengalami hal serupa. Lima pasien yang sembuh dari Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar masing-masing 2 orang, dan dari Kabupaten Tabalong 1 orang.

Sejalan dengan kesembuhan mengalami peningkatan dari 3 menjadi 5, kasus positif yang meninggal dunia juga demikian, dari 5 menjadi 7 orang.

Dua tambahan pasien positif yang meninggal dunia berasal dari Banjarmasin.

“Yang pertama pasien yang dirawat di RSUD Ansari Saleh kscovid#42 wanita 71 tahun meningg 12 April dan kscovid#38 laki-laki 75 tahun meninggal 15 April,” ungkap Muslim. (mns/K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya