Hari ini rapid Test ke II Atlet KONI di GOR Hasanuddin HM

Sabtu hari ini (16/5/2020) Gugus Tugas Tanggap Darurat Covid-19 KONI Kalsel melaksanakan Rapid Test II yang diikuti atlet dan pelatih 24 cabang olahraga

Banjarmasin, KP – KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Provinsi Kalimantan Selatan, yang diketuai H Bambang Heri Purnama, hari ini Sabtu (16/5/2020) mengadakan Rapid Test ke II untuk atlet, pelatih dan insan olahraga, di GOR Hasanuddin HM Banjarmasin.

Menurut Ketua Panitia Gugus Tugas Tanggap Darurat Covid-19 KONI Kalsel, Enly Hadiyanor,S,IP,N.Si dan Sekretaris Dr Ahmad Yunani, SE,M.Si, kegiatan dilaksanakan mulai pukul 08.00 sd 10.00wita, diikuti atlet dan pelatih dari 24 cabang olahraga, serta pengurus dan karyawan KONI Kalsel dan wartawan Press Room KONI Kalsel.

Adapun atlet yang pertama mengikuti test, dari cabor gulat jam 08.00 sd 08.10, kemudian Loncat Indah, Pencak Silat dan Renang, dari jam 08.10 sd 08.20.

Jam 08.20-08.30, cabor menembak. Jam 08.30-08.40 cabor Gantole, Kempo, Muaythai, Angkat Besi dan Karate. Pada jam 08.40-08.50 cabor Tinju, Sepak Takraw, dan Tenis Lapangan .

Pada jam 08.50 – 09.10 cabor dayung, Pada jam 09.10-09.20 cabor Bola Basket, Selam Laut, Anggar, Aeromodelling dan Atletik. Pada jam 09.20 – 09.30, cabor Billiar, Judo, Panjat Tebing, Wushu dan Sepatu Roda.

Pada jam 09.30-10.00, Dokter, Psikolog, Pelatih Fisik Wasaka Kalsel.Pengurus KONI dan karyawan KONI , dan wartawan Press Room KONI.

  • 261 orang
Berita Lainnya

Agus Febrianto kukuhkan Portina Balangan

1 dari 224
Loading...

Pada Rapid Test I yang dilaksanakan Gugus Tugas Tanggap Darurat KONI Kalsel, Sabtu tgl 2/5/2020 diikuti Sebanyak 261 atlet dan pelatih di bawah naungan KONI Kalsel

Rapid tes yang berjalan lancar tanpa banyak menumpuk orng karena dilakukan secara bergantian diakhiri dengan pemeriksaan terakhir Ketua KONI Kalsel Bambang Heri Purnama.

Bambang mengatakan pemeriksaan ini lakukan untuk mengevakuasi atlet dan pelatih ana berlatih di rumah apakah terpapar atau tidak.

“Ini juga upaya kita untuk membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di Banua,” kata dia.

Hasilnya Bambang mengaku akan diumumkan kepada masing-masing atlet secara rahasia. Akan dilakukan dua minggu berselang.

“Namun jika positif maka akan dilanjutkan lagi tes berikutnya hingga benar-benar diketahui hasil yang sesungguhnya,” kata dia.

Bambang menambahkan dirinya tidak ingin kebobolan sama seperti daerah lain dimana ada atletnya yang positif meski tanpa gejala kemudian meninggal dunia.

“Ada kasus atlet renang yang tanpa gejala dan dinyatakan positif meninggal dunia,” ujar dia. (rel/nfr/k-9)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya