Pengaruh Covid-19 Terhadap Bidang Pendidikan

Tiara Sylva Sabila

Mahasiswi  Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat,

Nim : 1910211220152

COVID-19 atau yang biasa disebut dengan Virus Corona adalah virus yang saat ini tengah banyak diperbincangkan karena penyebarannya yang sangat cepat. Kondisi pandemi ini sudah sangat mengkhawatirkan karena dapat saja semakin meluas, bukan lagi persoalan satu Negara, melainkan persoalan dunia. Virus corona semakin memporakporandakan kehidupan normal masyarakat dunia dalam berbagai bidang.

Pastinya bidang pendidikan dan edukasi pun terhambat karena adanya larangan untuk berkumpulnya orang banyak yang dapat meningkatkan resiko penularan virus corona ini. Pemerintah pun memutuskan untuk mendiadakan Ujian Nasional Tahun 2020 ini demi kepentingan kesehatan pelajar di seluruh Indonesia.

Berita Lainnya

Pendidikan Utama Manusia di Bumi

1 dari 153
Loading...

Kegiatan belajar mengajar juga dihimbau untuk dilakukan dirumah saja semasa pandemi virus corona ini. Sejak 16 Maret 2020, pemerintah memutuskan agar siswa belajar dari rumah dengan maksud untuk menekan penyebaran corona. Selain itu, Presiden Jokowi juga telah menetapkan pembatalan Ujian Nasional 2020 akibat pandemi ini.

Untuk kegiatan belajar mengajar dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), serta tingkat Universitas pun telah melakukan pembelajaran secara online. Dengan memanfaatkan Teklonogi dan beberapa aplikasi penunjang pembelajaran entah itu untuk pembelajaran secara tatap muka antara pengajar dan pelajar, maupun untuk pemberian tugas dan materi, semuanya dilakukan secara online.

Keputusan ini tentunya memberikan pengalaman baru bagi sekolah sekolah yang tida pernah melakukan pembelajaran secara online. Para pengajar dan pelajar pun dituntut untuk bisa menggunakan teknologi dan aplikasi penunjang pembelajaran. Metode belajar ini dirasa praktis dan cocok diterapkan pada saat pandemi ini, karena cukup dilakukan dengan jarak jauh. Tetapi, masih banyak kendala dan hambatan terkait penggunaan metode ini. Dari sudut pandang pelajar maupun pengajar. Beberapa diantaranya ialah :

  1. Tidak adanya interaksi langsung antara pelajar dan pengajar. Hal ini tentunya akan mempengaruhi sebagian pelajar untuk memahami materi yang disampaikan.
  2. Kurangnya fasilitas sebagian pelajar. Tidak semua pelajar memiliki fasilitas yang memadai untuk melaksanakan pembelajaran secara online ini. Banyak pelajar yang mengeluhkan masalah kuota yang tentunya diperlukan untuk pembelajaran, sehingga ada beberapa pelajar yang pergi kerumah temannya untuk menumpang mendengarkan materi dari pengajar karena ketidakadaannya kuota. Hal ini jadi kontradiktif dengan tujuan pembelajaran dirumah yaitu menghindarkan siswa bertemu orang banyak.
  3. Jaringan internet yang tidak memadai di beberapa daerah. Tentunya hal ini akan menyulitkan pengajar untuk memberikan penyampaian materi maupun tugas, serta menyusahkan pelajar dalam perihal pengumpulan tugas dan mendengarkan penyampaian pengajar terhadap materi pembelajaran.
  4. Pengajar yang kurang paham dengan teknologi dan aplikasi penunjang pembelajaran. Sehingga pengajar hanya terpikir untuk memberikan tugas saja kepada pelajar. Hal tersebut tentunya membuat pelajar merasa terbebani dengan banyaknya tugas yang diberikan.
  5. Pembelajaran dilaksanakan di rumah yang tentunya suasana dirumah kurang kondusif untuk melakukan pembelajaran dan juga tidak adanya pendampingan oleh pengajar secara fisik.
  6. Karena tidak adanya kewajiban untuk datang ke sekolah maupun kampus, dapat menurunkan semangat belajar para murid dan mahasiswa. Apabila siswa tidak aktif dan disiplin untuk belajar maka mereka akan kesusahan dalam mengikuti materi pembelajaran yang tentunya akan dilakukan evaluasi di akhir semesternya.

Meskipun banyak kendala dalam pelaksanaan pembelajaran secara online, mau tidak mau hal ini harus diterapkan selama masa pandemi COVID-19 ini berlangsung. Marilah kita sebagai warga Indonesia mentaati himbauan dari pemerintah yang ditujukan dengan maksud menekan penyebaran virus corona ini. Ada baiknya kita terus bersabar dan berharap agar pandemi ini cepat berlalu agar kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung seperti sedia kala.

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya