Positif Covid-19 Banjar Melonjak Tambah 44 Orang

Martapura, KP – Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Banjar, Kadinkes Dr Diauddin mengungkapkan, data terakhir di Kabupaten Banjar, total orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 326, selesai pemantauan 14 hari 220 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) 16 orang, kontak erat resiko tinggi 117 orang. Sedang kasus terkonfirmasi positif melonjak tajam menjadi 88 orang, baik yang dirawat, sembuh dan meninggal dunia.

”Rinciannya untuk yang positif, 73 pasien dirawat, sembilan yang sembuh dan enam orang meninggal dunia,” kata Diauddin, saat Vidcon, di Command Center Barokah, Martapura, Rabu (27/5) sore.

Diungkapkan Diauddin, lonjakan besar kasus positif terjadi selama PSSB diberlakukan, yakni dari hasil swab 88 orang, 44 yang dinyatakan positif, bahkan 5 diantaranya merupakan petugas kesehatan, baik dokter maupun perawat di dua puskesmas.

”Sisanya merupakan kontak erat resiko tinggi dengan orang yang sebelumnya positif. Untuk nakes positif saat ini masih diselidiki mereka tertularnya dimana, apa waktu bertugas atau tertular diluar,”ungkapnya.

Berita Lainnya

LPTQ Banjar Matangkan Kadernya 2 Bulan

Kasus Covid Menurun, Tapi Prokes Jangan Kendor

1 dari 359
Loading...

Menyikapi kondisi obyektif tersebut, Diauddin pun minta masyarakat jangan panik, apalagi pihaknya masih menunggu hasil swab terbaru dari ke BPTKL (Lab Dinkes Kalsel) di Banjarbaru, jadi tidak menutup kemungkinan jumlah positif kian bertambah.

”Banyaknya tambahan positif ini, kami minta kerjasamanya dengan masyarakat, mereka jangan dikucilkan, di bully, apalagi diusir, tapi berilah dia support, dukungan moral, karena selama yang bersangkutan diam di rumah, virus tidak akan menyebar kemana-mana,” tandasnya.

Dan esensi pelaksanaan PSBB, sambungnya, sebenarnya guna mencari yang positif dan negatif, sehingga akan diketahui peta penyebarannya. Jadi masyarakat jangan kaget bila hasilnya melonjak.

”Berhubung Bapelkes dan Ambulung saat ini sudah penuh, kami sementara meminta yang positif agar melakukan isolasi mandiri. Apalagi 44 orang positif ini semuanya tanpa gejala (OTG), jadi memungkinkan mereka di rumah saja,” tandasnya.

Ditambahkan Ketua IDI Banjar ini, PSBB Kabupaten Banjar yang akan berakhir, bakal diganti dengan pelaksanaan ”new normal”. Dalam masa tersebut pihaknya dari Dinkes siap menggencarkan sosialisasi pada masyarakat tentang penanganan Covid-19 ini. (wan/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya