DPRD Banjarmasin Dorong Percepatan Penanganan Covid-19

Bahkan tidak hanya penyediaan anggaran, tapi turut memberikan masukan setiap kebijakan oleh Pemko Banjarmasin maupun Tim Gugus Tugas dalam mempercepat penanganan Corona

BANJARMASIN, KP – DPRD Kota Banjarmasin, terus berusaha untuk mendorong Pemko melalui Tim Gugus Tugas yang dibentuk untuk terus berusaha mempercepat penanganan Virus Corona (Covid-19) yang hingga kini belum mampu teratasi

Salah satu bukti dari dorongan itu menurut Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Harry Wijaya SH MH mengemukakan, tidak hanya dalam bentuk penyediaan anggaran, tapi juga turut memberikan masukan terhadap setiap kebijakan diambil oleh Pemko Banjarmasin maupun Tim Gugus Tugas dalam upaya mempercepat penanganan Covid-19.

“ Mengingat dampak mewabahnya virus corona ini sangat besar dirasakan masyarakat, dari masalah sosial hingga sektor dunia usaha dan perekonomian. Karenanya untuk mengatasi dan mempercepat penanganan virus corona sangatlah dibutuhkan kerja sama semua pihak serta masyarakat,” ujar Harry Wijaya.

Dihubungi KP Minggu (14/6/2020) ia mengakui, selama pandemi virus corona hampir seluruh kegiatan dewan terfokus dalam upaya penanganan virus corona. Bahkan ujarnya, DPRD Kota Banjarmasin harus menunda berbagai kegiatan penting dan mengalihkan dana kegiatan tersebut untuk mempercepat penanganan dampak virus corona di Banjarmasin.

Berita Lainnya
1 dari 1.385
Loading...

Bahkan, ungkapnya, selama mewabahnya virus corona yang berawal dari Kota Wuhan Cina dan kemudian menyebar hampir keseluruh negara di dunia, hingga sebagian besar daerah di Indonesia itu, DPRD Kota Banjarmasin dalam tiga bulan terakhir sama sekali tidak mengagendakan kunjungan kerja (kunker) ke luar daerah.

Ia menegaskan, berdasarkan rapat Banmus, dewan lebih meningkatkan kapasitas kegiatan rapat-rapat koordinasi serta pengawasan dengan mitra kerja atau SKPD Pemko Banjarmasin, terutama dalam hal melakukan pengawasan terkait penanganan covid-19 .

Harry Wijaya mengatakan, saat ini dan di tengah wacana konsep New Normal atau tatanan hidup baru , dalam upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19 sejumlah daerah masih memberlakukan pengetatan untuk menerima tamu atau kunjungan luar daerah.

Menyinggung kunker dilaksanakan dalam provinsi Harry Wijaya mengakui, DPRD Kota Banjarmasin memang ada dilaksanakan pada bulan Juni ini. “Namun itupun dilaksanakan setelah berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan Kota Banjarmasin dan sejumlah kabupaten/kota di Kalsel,” ujarnya.

Dijelaskan, bahwa kunker DPRD Banjarmasin dalam provinsi Kalsel itu bertujuan untuk melakukan sharing dan konsultasi penanganan virus corona. Masalahnya, karena sejumlah kabupaten/kota di Kalsel dalam dalam mengatasi wabah virus corona mereka cukup berhasil, sementara di Banjarmasin nampaknya masih belum maksimal mengatasi wabah tersebut.

Harry Wijaya menjelaskan, kunjungan dilaksanakan oleh empat komisi di DPRD Banjarmasin ini cukup banyak pembelajaran yang didapat terutama dalam konsep penanganan virus corona, sehingga diharapkan pandemi Covid-19 di Banjarmasin mampu diatasi dalam waktu dekat. (nid/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya