Guru SDN 2 Guntung Paikat Banjarbaru Rindu Muridnya

Banjarbaru, KP – Ada sekitar tiga bulan sudah berlalu, sekolah di Kalimantan Selatan (Kalsel) libur semenjak mewabah Covid-19 atau virus Corona.

Di tengah pandemi Covid, para murid belajar di rumah. Model memberian pelajarpun berubah, dan para guru pada umumnya memberikan materi dengan share (kirim) via WhatsApp di Handphone (HP), ke orang tua murid maupun ke anak didiknya langsung.

Materi baik pengetahuan umum, matematika itu harus dihimpun kembali dengan tempo jam yang ditentukan guru dan dikirim kembali ke HP guru.

Tak terkecuali dari keterangan sama dilakukan para guru di SDN 2 Guntung Paikat Kota Banjarbaru ini.

Para murid selain diberikan materi pelajaran, juga diminta kirim video ekstrakurikuler atau kegiatan non-pelajaran formal yang dilakukan.

Misal, menanam atau menyiram toga, bunga-bungaan, berolahraga, menghapal lagu kebangsaan, daerah dan lainnya.

Hingga melihat murid menjalankan kegiatan ibadah di rumah.

Bahkan orang tua murid ada ikut mendapingi kegiatan itu saat si anak mengerjakan soal mata pelajaran dan lainnya.

Rupanya guru tak cukup hanya itu, karena lamanya libur menyimpan rasa rindu kepada anak didiknya.

Mesti tak bisa bertemu langsung, sang guru kemudian video call group di WhatsApp.

Ini seperti dilakukan Annisa Herdiyanti Kusumawardani, SPd, salah guru atau wali murid kelas 3 SDN Guntung Paikat 2 Banjarbaru, baru-baru ini.

Komunikasi langsung secara berantai itupun akhirnya sang guru meluapkan rasa rindunya serta melihat langsung kondisi anak didiknya.

Berita Lainnya

Lagi, Gebrak Masker di Sungai Sumba

1 dari 1.195
Loading...

“Aduh….kalian di rumah sekarang kulitnya pada bersih, putih-putih dan gendut-gendut ya,” ucap Annisa Herdiyanti Kusumawardani.

“Kalian tetap rajin belajar, membantu orang tua, jaga kesehatan ya,” pesan Anissa lagi.

Dan si anak didikpun yang sebenarnya sama rindu akan bersekolah, terobati dengan di video call sang guru hingga semua menjadi saling lihat kondisi sembari senyum-senyum.

Bahkan dari keterangan lain, Naura Az Zahra Rinaldy, salah satu murid, selalu sibuk dengan pelajarannya setiap menerima pesan dari Bu Guru.

Tak hanya bersama Bundanya, Tuti Rinaldy belajar di rumahnya Banjarbaru.

Hal sama dilakukan saat di tempat neneknya di Banjarmasin. Naura, langsung bergegas mengerjakan apapun pesan guru yang disampaikan ke orang tuanya.

Kelebihan anak didik yang satu ini dari keterangan, selain rajin, cerdas, juga di senggang waktu suka bikin sketsa wajah melihat atau mencontoh dari foto-foto keluarga, artis hingga Prisiden RI Joko Widodo.

Kemudian juga trampil membuat kerajinan tangan dari kertas dan diberi warna, yang hasilnya  bermacam model mainan.

‘Memang Naura punya kelebihan, yang paling menonjol dan hebatnya jika membuat sketsa wajah.

Meski masih perlu diasah lagi keterampilnnya,” ucap Renny Gladis Karina SH MH, salah satu tantenya.

“Tapi wajar, Naura bisa semua itu karena bakat alam yang ada pada dirinya,” timpal Nadya Rizky Amalia, juga tante Naura, yang masih kuliah di Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin ini. (K-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya