Panen Cabe Hiyung Terancam Gagal

Rantau, KP – Panen cabe Hiyung terancam gagal karena disebabkan hujan yang berkepanjangan menyebabkan lahannya terendam dan akar cabe jadi membusuk.

Musim dan cuaca sangat mempengaruhi kondisi tanaman cabe Hiyung di kabupaten Tapin yang biasanya saat ini petani cabe di kawasan desa Hiyung kecamatan Candi Laras Selatan sudah mulai panen namun terganggu oleh cuaca yang selalu turun hujan.

Akibat sering turun hujan kondisi lahan di kawasan ini terendam dan tanaman cabe yang biasa mulai akan dipanen kini mulai terganggu akibat akarnya terendam air sehingga menyebabkan membusuknya bagian akarnya.

Kepada Dinas Pertanian kabupaten Tapin Wagimin saat dikonfirmasi masalah ini belum lama tadi mengakui, keluhan dari petani cabe Hiyung yang mengaku dengan kondisi cuaca yang sering turun hujan mengancam tanaman cabe Hiyung mereka akan terancam gagal panen.

Berita Lainnya

Lensa Foto Tapin

Bendungan Pipitak Jaya Tapin Siap Diairi

1 dari 152
Loading...

“Untuk menanganai dan menanggulangi masalah ini kita bersama petani turun untuk menyelesaikan permasalahan ini yaitu dengan cara alternatif pertama adalah meninggikan tegalan taanaman cabe di atas permukaan air,” ungkapnya.

Dan yang kedua kita upayakan untuk menyalurkan air yang merendam kawasan tanaman cabe untuk dialirkan ke sungai atau kawasan yang lebih rendah” Namun untuk alternatif kedua ini rasan belum dapat dilakukan mengingat permukaan air sungai dengan kawasan air di perkebunan cabe posisinya sama tingginya,” tandasnya.

Memang diakuinya oleh Wagimin tanaman cabe ini kalau terlalu lama terendam air khususnya bagian akarnya amaka akan membusuk dan gagalpanen karen buahnya juga juga ikut layu dan busuk.

Menurut Wagimin lagi pihaknya terutama tim dari Dinas Pertanian selalu turun dan melakukan pemantauan serta salin berkoordinasi dengan petani upaya apa saja yang dapat dilakukan seiring dengan cuaca yang selalu turun hujan di kawasan ini.

“Memang kondisi curah hujan saat ini sangat tinggi karena itu banyak tanaman termasuk cabe di desa Hiyung terancam gagal panen,” pungkasnya. (ari/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya