Pemko Sepakat Perang Melawan Narkoba

Banjarmasin, KP – Peringatan HANI tingkat nasional tahun 2020, ditandai dengan peluncuran program pemberantasan Narkoba terbaru Badan Narkotika Nasional (BNN), oleh Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin.

Program tersebut antara lain, Portal Pengaduan ASN yang terlibat Narkoba (aduannarkoba.bnn.go.id) yang terhubung dengan 13 kementerian atau lembaga negara. Kemudian Pelayanan BNN One Stop Service (BOSS), dan Tagar Hidup 100 Persen.

Khusus Portal Pengaduan ASN yang terlibat Narkoba dibuat untuk menekan angka penggunaan narkotika di lingkungan Aparat Sipil Negara (ASN). “Saya launching Portal Pengaduan ASN yang terlibat Narkoba. Pelayanan BNN One Stop Service (BOSS), dan Tagar Hidup 100 Persen,” ucap Ma’ruf Amin, dalam kegiatan yang dilaksanakan secara virtual dan diikuti para pimpinan daerah se Indonesia, Jumat (26/06).

Ma’ruf Amin menyatakan apresiasinya atas kinerja BNN dalam mensukseskan Program Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang dicanangkan pemerintah.

Hasilnya, pemberantasan narkoba di Indonesia pun perlahan mulai menunjukkan tren penurunan. “Banyak prestasi nyata yang telah dicapai, sehingga mampu menurunkan trend prevelensi penyalahgunaan Narkoba, di mana tahun 2011 sebesar 2,23 persen dan ditahun 2019 menjadi 1,80 persen,” katanya.

Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina bersama seluruh Forkopimda Kota Banjarmasin saat mengikuti peringatan HANI 2020 secara virtual menyatakan, kesepatakatannya untuk perang melawan peredaran Narkotika dan Zat Adiktif (Narkoba) lainya, diseluruh wilayah Kota Banjarmasin. “Dengan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional ini, kita semua sepakat untuk menyatakan perang melawan Narkoba,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, di masa pandemic Covid-19 ini, ada trend cukup menggembirakan dalam soal peredaran Narkoba di Kota Banjarmasin, dimana peredaran barang haram itu terjadi penurunan cukup signifikan.

Namun begitu, terangnya, menjelang pemberlakukan status New Normal di masa pandemic Covid-19 ini, perlu adanya antisipasi lebih ketat lagi dari aparat penegak hukum terkait peredaran Narkoba. “Suasana Covid-19 memang semua harus menerapkan protokol kesehatan, dan informasi yang kami terima bahwa peredaran Narkoba memang mengalami penurunan pada saat Covid-19. Ini trend yang bagus sebetulnya, tetapi menjelang new normal ini sepertinya mulai lagi tugas berat teman-teman BNN dan juga aparat penegak hukum,” ujarnya.

Agar kota berjuluk seribu sungai ini tetap terjaga keamanan dan jauh dari peredaran gelap Narkoba, H Ibnu Sina mengajak kepada seluruh elemen masyarakat di Bumi Kayuh Baimbai, agar menolak dan dengan tegas mengatakan tidak menggunakan Narkoba. “Tetap pastikan kita menjadi generasi yang anti narkotika, Narkoba dan sebagainya. Kemudian katakan tidak pada Narkoba,” ucapnya.

Dalam kegiatan yang dihadiri Ketua DPRD KOta Banjarmasin dan seluruh unsur Forkopimda Kota Banjarmasin itu, ia juga mengucapkan Selamat Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2020, kepada seluruh lapisan masyarakat kota ini. “Kami atas nama Forkompimda Kota Banjarmasin dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin mengucapkan, selamat Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2020,” pungkasnya.

Berita Lainnya
1 dari 1.391
Loading...

Sementara itu, terkait trend peredaran Narkoba di kota ini, hal senada juga dikatakan (Plt) Kepala BNN Kota Banjarmasin Kompol Syamsudin.

Katanya, sejak status PSBB hingga tanggap darurat pasca PSBB diberlakukan Pemko Banjarmasin, trend peredaran Narkoba di kota ini terjadi penurunan dengan angka yang cukup menggembirakan.

Namun, lanjutnya, hal tersebut tidak berlangsung lama. Pasalnya, menjelang dberlakukannya status New Normal ada indikasi trend yang tadinya terjadi penurunan akan kembali mengalami kenaikan.

Karena itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membentengi diri dan sama-sama melakukan pemberantasan Narkoba.

Terlebih saat ini pemerintah pusat telah menyediakan Portal khusus pengaduan terkait penyalahgunaan Narkoba bagi ASN. “Memang pada saat pandemi kemarin kelihatannya mulai menurun, tetapi saat ini sudah mulai ada peningkatan makanya kita bersama-sama bersinergi untuk memberantas narkoba khususnya di Kota Banjarmasin,” tuturnya.

Dijelaskannya, tema dalam kegiatan peringatan HANI tahun 2020 ini adalah #Hidup100%. Tagar tersebut mengandung makna agar seluruh lapisan masyarakat sadar kemudian menjadi sehat, produktif dan bahagia tanpa Narkoba.

Tujuannya, untuk menyongsong Bonus Demografi, dimana angka manusia produktif akan terjadi peningkatan.

Diharapkan, dengan memerangi Narkoba dan adanya Bonus Demografi itu, seluruh generasi muda di Bumi Kayuh Baimbai menjadi produktif. “Dengan adanya bonus demografi ini, negara kita akan menjadi kuat, khusunya warga Kota Banjarmasin ini. Sesuai dengan semboyannya Barasih Wan Nyaman, Barasih lingkungannya, barasih hatinya, dan nyaman tinggal di Kota Banjarmasin,” katanya.

Untuk diketahui, sejak tahun 1988, United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) menetapkan tanggal 26 Juni merupakan peringatan HANI.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk rasa keprihatinan dunia terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan sejenisnya.(Prokom/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya