BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR menerima audiensi sekaligus silaturahmi dari Asosiasi Pedagang Bawang Merah yang terdampak musibah kebakaran.
Pertemuan tersebut menjadi sarana bagi para pedagang untuk menyampaikan secara langsung berbagai kondisi yang mereka hadapi setelah peristiwa kebakaran yang mengganggu aktivitas usaha mereka.
Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, para pedagang mengungkapkan sejumlah kendala yang muncul pascakebakaran, mulai dari terganggunya aktivitas perdagangan hingga upaya untuk kembali menjalankan usaha seperti sediakala.
Mereka berharap dapat segera bangkit agar roda perekonomian yang sempat terhambat dapat kembali berjalan normal.
Wali Kota Yamin mendengarkan berbagai aspirasi dan masukan yang disampaikan para pedagang. Ia juga memberikan dukungan moril sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat musibah tersebut.
Menurut Yamin, para pedagang memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Keberadaan mereka tidak hanya mendukung aktivitas perdagangan, tetapi juga turut menjaga stabilitas pasokan kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Karena itu, Pemko Banjarmasin berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna mencari langkah-langkah yang dapat membantu proses pemulihan para pedagang terdampak. Upaya tersebut diharapkan mampu mempercepat kembalinya aktivitas usaha dan memberikan rasa optimistis bagi para pedagang untuk kembali bangkit.
Yamin menegaskan, pemerintah akan terus hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga menghadapi berbagai tantangan dan musibah. Menurutnya, semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi modal penting dalam menghadapi setiap persoalan yang terjadi.
Audiensi tersebut sekaligus menjadi wujud kepedulian Pemko Banjarmasin terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Melalui komunikasi dan koordinasi yang baik, diharapkan proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat sehingga para pedagang bawang merah dapat kembali menjalankan usahanya dan berkontribusi terhadap pergerakan ekonomi daerah. (nug/KPO-4)















