Pemakaman PDP Sukamta Bersyukur Warga Mengerti Dengan Protokol Kesehatan

Pelaihari, KP – Masyarakat Tanah Laut kembali berduka atas meninggalnya salah seorang pasien berstatus Pasien Dalam Perawatan (PDP) yang dimakamkan oleh Tim Pemulasaraan Jenazah dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tala di Kuburan Muslimin Pelaihari, pada Kamis (02/07/2020) malam.

Dengan menggunakan Alat Pelindung Diri lengkap anggota dari BPBD melakukan pemakaman, Kepala BPBD, M Kusri, saat dikonfirmasi mengatakan tim nya siap melakukan pemakaman dengan protokol pemulasaraan jenazah kapanpun.

“Tim dari BPBD siap melakukan pemakaman siang ataupun malam sesuai dengan protokol pemulasaaran jenazah, sebelumnya kami sudah mendapatkan pelatihan untuk pemakaman sesuai protokol Covid-19,” ucap Kusri.

Bupati Tala H Sukamta, yang saat itu menyaksikan langsung pemakaman mengatakan untuk status almarhum yaitu PDP berat namun untuk hasil swab belum keluar, serta untuk pemakaman jenazah atas permintaan keluarga sendiri.

Berita Lainnya

Sekda Resmikan Koncab VIII PMII Tala

1 dari 227
Loading...

“Setelah dinyatakan meninggal dunia, atas kesadaran pihak keluarga meminta dimakamkan di Kuburan Muslimin Pelaihari dengan tetap menggunakan protokol pemulasaraan jenazah,” ucapnya.

Pada dasarnya pemakaman boleh dimana saja asal tetap mengikuti protokol pemulasaraan jenazah sesuat dengan amanat sesuai Undang – Undang (UU) 4/1984 tentang Wabah Penyakit Menular dan Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pedoman Pengurusan Jenazah Muslim yang Terinfeksi Covid-19. Juga UU 6/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

“Semakin hari masyarakat semakin mengerti untuk pemakaman menggunakan protokol pemulasaraan jenazah sehingga tidak ada permasalahan,” ucap Kamta.

Pada kesempatan yang sama Bupati juga berpesan kepada masyarakat agar tidak takut memeriksakan diri ke rumah sakit ataupun puskesmas apabila sudah merasakan gejala Covid-19.

“Segera periksakan diri apabila sudah merasakan gejala Covid-19, sehingga penanganan tidak terlambat dan tidak sampai menyebabkan meninggal dunia,” tutup Kamta. (rzk/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya