Peringkat Ke-5 Covid-19 Terbanyak BNPB Kerahkan Armada Penyemprot Disinfektan

Banjarbaru,KP- Penyemprotan skala besar yang menyasar pada wilayah pemukiman warga dan jalur utama transportasi warga terus dilaksanakan penyemprotan disinfektan dengan menggunakan Tangki Gunner.

Sebanyak dua unit gunner sparyer ini merupakan kerjasama antara Palang Merah Indonesia (PMI) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantann Selatan.

Alat tersebut, memprioritaskan pada titik titik wilayah dengan tingkat kasus Covid-19 yang tinggi (Zona Merah).

Direktur Kesiapsiagaan BNPB Dra Eny Supartini menjelaskan, untuk penyemprotan dengn gunner sprayrr tersebut merupakan salahsatu dari upaya memutuskan mata rantai penyebaran pandemic dan salah satu bagian sosialisasi kepada masyrakat bahwa saat ini tengah ada wabah covid-19

Berita Lainnya

Lagi, Gebrak Masker di Sungai Sumba

1 dari 357
Loading...

“Upaya pencegahan ini kami melaksanakan tiga program, yakni sosialisasi, edukasi, dan mitigasi. PMI sebagai mitra kita telah memberikan dukungan seperti pemasangan informasi, sosialisasi langsung, dan mengerahkan armada untuk oenyemprotan disinfektan. Tujuannnya untuk mengingatkan kepada masyrakay bahwa pandemi ini belum berakhir,” ujar Eny.

Bahkan dalam rapat koordiansi yang dilaksanakan oleh BNPB dan PMI, Eny menjelaskan pihaknya saat ini masih menyororti kurangnya kesadaran masyrakat Kalsel mengenai pentingnya Protokol Kesehatan. Dan pembagian paket PHBS kit kepada PMI se Kab/Kota di Kalimantan Selatan.

Adanya pro-kontra efektifitas penyemprotan disinfektan yang dianggap masyarakat kurang efektif, Eny menanggapi dengan bijak. Eny menilai hal tersebut kembali pada kebijakan masing masing individu. “Kami akan terus dengan gencar malaksanakan. Edukasi kemasyarakat juga diperlukan. Karena penyemprotan ini salah satu cara mematikan virus korona dan mencegah penyebaran lebih luas,”jelasnya.

Untuk PHBS kit ( alat Perilaku Hidup Sehat) Kota Banjarbaru sendiri mendapatkan 3000 paket PHBS kit yang akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“3000 PHBS kita itu nanti akan dibagikan oleh relawan kami kepada masyrakat. Juga akan dilakukan penyemprotan, edukasi PHBS dan sosialisasi penerapan protokol kesehatan” jelas Ketua PMI Kota Banjarbaru Ruzaidin Noor. (dev/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya