Walikota Ibnu Sina : Hanya di Banjarmasin Anak-Anak Bisa Bermain Gembira di Sungai

Banjarmasin, KP – Salah satu kenangan yang hingga saat ini selalu diingat Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina bila melihat sungai yang membelah Bumi Kayuh Baimbai adalah, tentang kehidupan masyarakatnya yang sangat akrab dengan sungai.

Tak hanya orangtua, anak-anak pun sangat akrab dengan kehidupan sungai. Makanya, jangan heran bila menyusuri kota kemudian melihat anak-anak kecil mandi sambil bermain di sungai tersebut, karena hal itu merupakan budaya asli di kota ini.

Menurut H Ibnu Sina, kehidupan masyarakat pinggir sungai yang ada di Kota Banjarmasin merupakan salah satu bentuk ruang budaya yang penuh dengan kearifan lokal.

Ke depannya ia ingin budaya, serta kearifan lokal yang dimiliki kota ini perlu diangkat ke tingkat nasional. “Jadi, saya kira ini perlu diangkat ditingkat nasional, karena ruang bermain anak kita itu tidak dimiliki oleh semua daerah, hanya di Banjarmasin anak-anak kita bisa bermain dengan riang gembira terjun di sungai, naik kelotok langsung terjun, itu luar biasa, mudah-mudahan mereka menjadi generasi emas Kota Banjarmasin,” ucapnya, saat menyampaikan sambutannya dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Kota Banjarmasin, Kamis (23/07).

Menyinggung tentang peringatan HAN tahun 2020, ia berpesan kepada seluruh orangtua agar selalu mendampingin putra dan putrinya agar bisa bermain dengan nyaman. “Masa kecil anak-anak kita hanya sekali, masa emasnya juga hanya sekali, oleh karena itu mari dampingi anak-anak kita dalam ruang bermain yang nyaman, apalagi dalam suasana pandemi seperti ini, di rumah menjadi sesuatu tempat yang luar biasa, jangan sampai timbul kebosanan, anak-anak kita merasa bosan tinggal di rumah,” katanya.

Berita Lainnya
1 dari 1.431
Loading...

Mudah-mudahan, ucapnya lagi, di puncak acara hari anak nasional dengan tema gembira di rumah ini, bisa menjadi sesuatu yang positif bagi tumbuh kembang anak-anak di kota ini.

Selain itu, ia juga memastikan, meskipun saat ini ada beberapa kelurahan di kota ini yang sudah memasuki zona hijau, tapi khusus untuk pembelajaran anak didik di kota ini tetap berlangsung dari rumah. “Saya ingatkan bapak ibu, tolong juga sampaikan dengan Kadisdik, kita tetap komitmen walaupun sudah ada enam kelurahan yang memasuki zona hijau, tetapi anak-anak kita tetap berada di rumah, karena ada satu kota di Indonesia yang sudah zona hijau mencoba anak-anaknya turun ke sekolah, tapi tidak sampai satu minggu turun ke sekolah ada satu orang anak yang suspek positif, akhirnya sekolahnya diliburkan lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Banjarmasin, Iwan Fitriadi dalam sambutannya mengatakan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, memberikan bantuan khusus bagi perempuan dan anak yang terdampak Covid-19.

Katanya, bantuan ini diberikan untuk perempuan dan anak di seluruh Indonesia. Di Kota Banjarmasin, bebernya, jumlah penerima bantuan tersebut sebanyak 288. “Hari ini sebagai simbolisnya adalah perwakilan 10 orang perempuan dan anak yang terdampak Covid-19, yang alhamdulillah dalam kondisi sudah sehat,” katanya.

Memang, lanjutnya, bantuan yang disalurkan ini nilainya tidak terlalu besar. Namun, hal ini merupakan bentuk perhatian, bentuk kepedulian dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk perempuan dan anak seluruh Indonesia yang terdampak Covid-19. “Mudah-mudahan bantuan yang tidak banyak ini bisa menambah semangat, mengobati rasa sedih ketika terdampak Covid,” pungkasnya.

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Kadinsos Kota Banjarmasin, Kepala Badan Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Banjarmasin, Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj Siti Wasilah, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Banjarmasin Hj Siti Fatimah, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Banjarmasin Hj Aneta Olfah. (vin/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya