Bupati Gratiskan Rapid Tes Untuk Ponpes di Tala

Pelaihari, KP – Guna menindaklanjuti Surat Keputusan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, yang memperbolehkan Pondok Pesantren (Ponpes) yang santrinya tinggal di asrama atau mondok boleh mengikuti kegiatan pembelajaran secara tatap muka, namun diwajibkan melakukan rapid tes terlebih dahulu.

Bupati Tanah Laut (Tala) H. Sukamta mengeluarkan kebijakan untuk menggratiskan biaya rapid tes seluruh santri yang mondok di Kabupaten Tala, bukan cuma untuk santri namun juga untuk para ustaz dan ustazah pengajar Ponpes.

Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GT2P C19) Tala H. Bambang Kusudarisman saat diwawancarai di Ruang kerjanya pada Kamis (13/08/2020) mengungkapkan bahwa Bupati Tala membuat kebijakan dimana Pemerintah Kabupaten Tala membiayai rapid tes bagi santri serta para pengajar Ponpes yang ada di Tala.

Berita Lainnya

Tangani Pandemi Jadi Fokus Program Haris-Ilham

1 dari 969
Loading...

“Kebijakan rapid tes ini sangat penting karena di asrama Ponpes itu mereka berkumpul, jadi mereka harus rapid tes dulu sehingga dipastikan bebas dari virus corona. Ketika rapid tes negatif masuk asrama, jangan lagi keluar dan yang dari luar juga jangan masuk,”jelasnya.

Pria yang menjabat sebagai Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Tala mengatakan bahwa dari delapan Ponpes yang memiliki asrama di Tala, sudah ada empat pesantren yang menjalankan peraturan yaitu mengadakan rapid tes diantaranya, Ponpes Darul Quran Istiqomah Pelaihari, Ponpes Babussalam Jorong, Ponpes Miftahul Ulum Sumber Jaya dan Ponpes Darussana Kintap.

“Di Ponpes Daarul Quran Istiqomah dilakukan rapid tes kepada 90 orang dan ada satu yang reaktif, namun setelah dilakukan tes swab hasilnya negatif, untuk Ponpes Babussalam pada tahap awal ada 300 orang yang di tes dan ada tiga yang reaktif dan hasilnya akan keluar hari ini. Sementara di Ponpes Miftahul Ulum dan Darussana dari hasil keseluruhan semuanya non reaktif,” jelasnya.

Bambang pun mengharapkan agar Ponpes lain mengikuti langkah dari keempat Ponpes yang sudah melaksanakan rapid tes massal, untuk menjaga keselamatan para santri dan ustaz atau ustazah.

“Kami tunggu secepatnya untuk Ponpes lain, tidak perlu mengajukan permohonan langsung saja hubungi kami atau Dinas Kesehatan akan kami rapid tes berapapun jumlahnya, dan kepada empat pesantren yang sudah melaksanakan rapid tes akan diberikan piagam penghargaan oleh Bupati Tala,” tutupnya. (rzk/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya