DPRD Pulang Pisau Belajar Kelola Keuangan Daerah

Banjarmasin, KP – Komisi III DPRD Pulang Pisau belajar mengelola keuangan daerah yang terdampak Covid-19.

“Kita ingin belajar pembahasan anggaran pendapatan dan belanja (APBD),” kata Ketua Komisi III DPRD Pulang Pisau, Jayadikarta kepada wartawan, Jumat (28/8/2020), di Banjarmasin.

Jayadikarta menambahkan, masalah anggaran ini cukup krusial di tengah pandemi Covid-19.

“Karena ada pemotongan anggaran hingga 50 persen,” ujar anggota Badan Anggaran DPRD Pulang Pisau, didampingi Nova, anggota dewan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Politisi Partai NasDem ini mengakui, pendapatan asli daerah (PAD)-nya turun drastis pada masa pandemi Covid-19.

Berita Lainnya
1 dari 449
Loading...

“Namun kami tetap terus berupaya mencari sumber-sumber baru pendapatan daerah seperti menggenjot penerimaan dari sektor perkebunan yang hingga saat ini belum tergarap optimal,” demikian Jayadikarta.

Sementara anggota Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Pulang Pisau Dewi Erlina menambahkan, kunjungan mereka ke Rumah Banjar untuk mengetahui hal-hal yang berkaitan kegiatan Banmus DPRD Kalsel.

“Srikandi” Nasdem DPRD Pulang Pisau tampak heran dengan kegiatan anggota DPRD Kalsel yang seakan bebas kunjungan kerja (Kunker) ke luar provinsi seperti ke Pulau Jawa dalam masa pandemi Covid-19.

Sedangkan anggota DPRD Pulang Pisau hampir tak bisa kunker ke luar provinsi, kecuali daerah tetangga Kalsel, demikian Dewi Erlina yang juga istri Jayadikarta.

Kunjungan wakil rakyat Pulang Pisau tersebut hanya diterima staf Sekretariat DPRD (Setwan) Kalsel, karena semua anggota Dewan tingkat provinsi itu sedang kunker ke luar provinsi dalam kegiatan Pansus sejak 27 Agustus lalu. (lyn/K-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya