Pemkab Banjar Susun Grand Desain Pembangunan Kependudukan

Martapura, KP – Dalam rangka Penyusunan Grand Desain Pembangunan Kependudukan, diperlukan pengumpulan data dan informasi. Menyikapi ini, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Banjar menggelar FGD (Focus Group Discussion), di Aula Baiman Martapura.

Rapat ini dilaksanakan menggunakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, ada pembatasan peserta dan posisi jarak kursi yang diatur agak jarang. Dipimpin Kabid Sosbud dan SDM Anna Rosida Santi.

Dalam sambutannya Anna menjelaskan, Grand Desain Pembangunan Kependudukan atau GDPK merupakan arah kebijakan yang dituangkan dalam lima tahunan Pembangunan Kependudukan Indonesia guna mewujudkan target pembangunan kependudukan.

Berita Lainnya

Ini Tiga Langkah Keamanan Di Martapura Timur

Pendisiplinan Prokes, Pemkab Gelar Razia Masker

1 dari 361
Loading...

”GDPK bisa dipakai sebagai panduan bagi pengelola maupun stakeholders pada pemerintahan daerah dalam mengintegrasikan kebijakan, sasaran dan program kependudukan ke dalam RPJMD, baik yang bersifat influencing policy maupun responsive policy terhadap dinamika kependudukan di daerah,” ujarnya.

Bila suatu kabupaten/kota sudah menyusun GDPK dengan baik sesuai ketentuan ditetapkan, lanjutnya, maka sebenarnya upaya daerah tersebut dalam pembangunan kualitas manusia telah berada pada roadmap yang benar.

”Harapannya setelah selesainya penyusunan GDPK ini, hasilnya dapat jadi masukan untuk Rencana Jangka Panjang Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Banjar,” ungkap Anna.

Selain itu, Anna juga menjelaskan beberapa hal, diantaranya strategi dan tujuan khusus GDPK serta informasi terkait lainnya. Kegiatan ini juga diisi dengan diskusi tanya jawab yang dihadiri Dinsos, Disdukcapil, DP2KBP3A, Disdik serta beberapa instansi terkait lainnya. (Wan/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya