ASN Sebagai Contoh Dalam Pelaksanaan Prokes

Banjarbaru, KP – Aparatur sipil negara (ASN) harus bisa menjadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Banjarbaru.

“ASN adalah corong dan contoh terdepan dalam pelaksanaan protokol kesehatan,” kata Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Banjarbaru, Bernhard E Rondonuwo.

Hal tersebut diungkapnya usai menerima penyematan tanda jabatan sekaligus SK Menteri Dalam Negeri (Kemendagri) dari Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kalsel, H Rudy Resnawan, di Aula Gawi Sabarataan Pemerintah Kota Banjarbaru, Senin (28/09/2020).

Benhard yakin jajaran di Pemko Banjarbaru akan mendukungnya melaksanakan tugas pemerintahan maupun menyukseskan pelaksanaan Pilkada tahun 2020, termasuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Mari kita menyukseskan Pilkada dan pencegahan penyebaran Covid-19,” ujarnya, pada kegiatan yang dihadiri Sekdako dan kepala dinas di lingkungan Pemko Banjarbaru.

Pengukuhan Pjs Wali Kota Banjarbaru sebelumnya dilaksanakan pada Sabtu (26/09/2020) di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin secara daring.

Berita Lainnya
1 dari 380

Rudy Resnawan berpesan agar Pjs Walikota Banjarbaru, Bernhard mampu merangkul seluruh komponen yang ada, seperti DPRD, Forkopimda, pemerintah dan masyarakat agar dapat melaksanakan tugas dengan maksimal.

“Karena beliau tidak bisa bekerja sendiri,” tegas Rudy Resnawan, yang pernah menjabat sebagai Walikota Banjarbaru selama dua periode.

Selain itu, juga berpesan agar Pjs Walikota Banjarbaru melaksanakan urusan pemerintahan umum yang menjadi kewenangan daerah dan membantu mensukseskan pelaksanaan Pilkada secara sehat.

“Juga turut membantu upaya penanganan penyebaran Covid-19 di Kota Banjarbaru,” tambah Rudy Resnawan.

Pelaksanan kegiatan penyematan tanda jabatan ini sekaligus dirangkai dengan kegiatan perkenalan dan anjangsana Pjs Wali Kota Banjarbaru dengan Sekretaris Daerah, staf ahli dan asisten, serta kepala SKDP di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru.

Bernhard akan melaksanakan tugas sebagai Pjs Wali Kota selama 71 hari, hingga selesai pelaksanaan pencoblosan Pilkada tahun 2020. (dev/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya