Bendungan Pipitak Jaya Tapin Siap Diairi

Rantau, KP – Dengan rampungnya Proyek pembangunan Bendungan Tapin Desa Pipitak Jaya, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin, selanjutnya memasuki tahap pengisian waduk yang direncanakan pada tanggal 2 oktober 2020 mendatang.

Hal itu terungkap pada sosialisasi rencana pengisian waduk tapin bersama Bupati Tapin, Balai Sungai Kalimantan II, Pelaksana Proyek, Muspida Tapin, SOPD Terkait dan Camat serta Kepala Desa. bertempat Kediaman Rumah DinasBupati Tapin, belum lama tadi.

Bupati Tapin HM Arifin Arpan menjelaskan bahwa rapat yang dilaksanakan terkait koordinasi rencana penggenangan bendungan Tapin berlokasi di pipitak Jaya kec Piani yang pembangunannya telah selesai 100%.

“Pembangunan bendungan Tapin kini telah selesai baik itu pembangunan fisik maupun pembayaran lahan, selanjutnya masuk tahap penggenangan bendungan, ” jelasnya.

Lanjut Bupati, rencana penggenangan bendungan sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 02 Oktober mendatang, itu pun kalau tidak ada kendala dan menunggu izin dari pemerintah pusat.

“Mudah – mudahan pelaksanaan penggenangan dapat berjalan sesuai jadwal dan iklim mendukung, “harapnya.

Ditambahkan Bupati juga, selain membicarakan terkait penggenangan juga mengenai irigasi yang akan dilakukan pengerjaan selama tiga tahun, 

Berita Lainnya
1 dari 162

Dirinya juga meminta kepada pihak kontraktor agar dapat memindahkan masyarakat yang masih menempati tanah bendungan yang telah dibayarkan, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. 

Sementara itu Kepala Balai Sungai Wilayah Kalimantan II Fikri Abdurahman mengatakan bahwa rencana penggenangan Bendungan Tapin tersebut sesuai dengan surat edaran Menteri PUPR tentang pedoman pengisian awal waduk.

Sebelum penggenangan terlebih dulu dilakukanpersiapan, yaknipenutupan pintu terowongan pengelak, pemasangan pipa maintenance flow, pekerjaan primary plugging, dan pengisian air waduk.

Selanjunya sebelum pengisian perlunya sosialisasi, agar dikemudian hari tidak menimbulkan masalah baru, dan bisa diantasipasi, peran Pemerintah Kabupaten Tapin tentunya sangat perlu untuk mensosialisasikan kepada masyarakat di dua desa yakni Desa Pipitak Jaya dan Desa Harakit.

“Penggenangan nanti akan dilaksanakan sebanyak tiga tahapan, dan membutuhkan waktu selama 123 hari dengan total luas genangan 145,5 hekter lebih, dan total pengisian air 56,6 juta kubik,” katanya.

Diketahui Bendungan Tapin dibangun sejak tahun 2015 sampai 2020 yang dikerjakan oleh PT Brantas Adipraya dan PT Waskita Karya dengan dibiayai dana APBN.

Bendungan Tapin kedepan akan mampu mensuplai air irigasi seluas 5472 Hekter, potensi air baku 500 lt/detik, dan potensi energi listrik 3,3 mega watt danpotensi wisata. (ari/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya