Dihadiri Tiga Peserta Pilkada, Pengajian Rutin KKB Dinginkan Suasana Politik

BANJARMASIN, KP – Keluarga Besar Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB) kembali menggelar kajian rutin keagamaan, di Sekretariat Bersama DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin – KKB Pusat, Jalan Perdagangan Komplek HKSN Blok D No 08 RT 28 Kelurahan Alalak Utara Banjarmasin, Sabtu (12/9).

Tak hanya kajian keagamaan, kegiatan juga dirangkai dengan aksi sosial donor darah yang bekerjasama dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Banjarmasin.

Puluhan warga KKB, pengurus dan relawan Partai Golkar Banjarmasin tampak menghadiri kegiatan, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.

Kajian keislaman yang rutin diadakan pada minggu kedua setiap bulannya ini, baru pada bulan September ini kembali digelar pasca pemberlakuan PSBB di Banjarmasin beberapa waktu lalu. Mengangkat tema ‘Selayang Pandang Pembelajaran Ushul Fiqih’, materi dan tausyiah disampaikan oleh Ustadz H. Mohammad Mobarak, S.HI, M.Si.

Hari pertama pelaksanaan kajian rutin tersebut juga turut dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, politik, bahkan calon kandidat dalam kontestasi Pilgub Kalsel maupun Pilwali Banjarmasin.

Abdul Haris Makkie yang saat itu juga turut berhadir dalam kajian rutin tersebut mengaku sangat bersyukur atas terlaksananya kegiatan yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahim antar masyarakat ini.

“Tentu kita berharap dengan silaturahim ini dapat meningkatkan rasa kekeluargaan, sehingga saat memasuki tahapan kampanye Pilkada nanti mampu menunjukkan suasana kesejukkan pada masyarakat,” ucapnya.

Menurut mantan Sekda Provinsi Kalsel ini, persaingan yang terjadi dalam pelaksanaan Pilkada nanti bukanlah sebuah pertarungan yang memperebutkan kekuasaan. “Ini bukan pertarungan, tapi merupakan kewajiban kita dalam menjalankan tugas-tugas demokrasi baik bagi para calon maupun kita sebagai masyarakat,” jelasnya.

Oleh karena itu, ia melanjutkan, sebagai calon kandidat yang akan maju dalam Pilwali Banjarmasin, tentu harus mengembangkan suasana kebersamaan. “Kompetisi dalam pesta demokrasi nanti merupakan sebuah langkah bagi kita untuk menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.

Berita Lainnya

Tangani Pandemi Jadi Fokus Program Haris-Ilham

1 dari 969
Loading...

Hal senada juga diutarakan oleh Bakal Calon Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, yang saat itu juga turut berhadir dalam kajian rutin bulanan KKB tersebut.

Pasangan dari Arifin Noor itu merasa kegiatan KKB yang ia hadiri saat itu tidak ada sekat partai maupun yang berkenaan dengan calon peserta pemilu. “Di sini ada Paman Birin (Gubernur Kalsel), Pak Haris (Haris Makkie), tidak ada pembatas di antara perbincangan kita,” ujarnya.

Pria yang masih menjabat sebagai Walikota Banjarmasin itu berharap, menjelang perhelatan Pilkada serentak 2020 mendatang, banyak menggelar kegiatan serupa. Pasalnya, menurut Ibnu acara seperti ini bisa mencairkan suasana ditengah panasnya persaingan Pilkada.

“Semoga dengan melihat para calon Gubernur maupun Walikota bisa saling bersenda gurau, tertawa bersama dan bersilaturahim, bisa menunjukkan kepada masyarakat bahwa kondisi saat ini masih damai. Untuk pilihan nanti, itu merupakan hak politik masing-masing,” tukasnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor menyebut bahwa terkumpulnya para kandidat peserta Pilkada dalam satu acara KKB ini merupakan sebuah bentuk kekeluargaan, tidak ada unsur politik apapun.

“KKB ini eksis di Kalsel maupun di Indonesia. Karena orang-orang yang termasuk dalam kelompok ini banyak yang merantau ke daerah luar, sehingga perlu adanya suatu perkumpulan yang menyatukan semangat agar selalu kompak menjaga kekeluargaan,” singkatnya.

Sementara itu, Ketua Umum KKB Pusat, H Yuni Abdi Nur Sulaiman menuturkan, kegiatan pengajian kali ini merupakan yang pertama dan paling ramai dibandingkan sebelumnya. Hal itu dikarenakan sebelumnya kegiatan yang rutin dilaksanakan pada minggu kedua disetiap bulannya itu sempat vakum selama 5 bulan terakhir.

“Sebelumnya sempat terhenti akibat adanya Covid-19 dan PSBB beberapa waktu lalu, tapi alhamdulillah sekarang bisa kita laksanakan kembali pengajian rutin bulanan ini,” tuturnya.

Ketua DPD Partai Golkar ini merasa bersyukur pengajian tatap muka yang dilakukan secara langsung dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat ini dihadiri oleh calon kandidat peserta Pemilihan Kepala Daerah, khususnya Kota Banjarmasin.

“Pak Ibnu Sina yang mana beliau juga merupakan salah satu pembina di KKB Pusat, Paman Birin sebagai Ketua Pembina KKB Pusat, kemudian Kanda Haris Makkie dan Kanda Habib Banua yang merupakan keluarga besar KKB,” terangnya.

Dengan hadirnya beberapa calon peserta Pilkada, pria yang akrab disapa H Yuni ini berharap agar hal tersebut bisa terus menjaga tali silaturahim antar sesama masyarakat. (zak/opq/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya