Dua Warga Stroke Terselamatkan dari Amukan Api

Banjarmasin, KP – Dua warga yang dalam kondisi stroke terselamatkan dari amukan api.

Dan ada pula yang sanya sempat bawa foto wisuda dari rumah yang ludes terbakar.

Itu kejadian di Gang 5 RT 33 Jalan Kuripan, persisnya samping bangunan Kampus STIMI Banjarmasin Timur, Minggu (6/9/2020) sekitar pukul 14.15 WITA.

Selain rumah, ada pula ikut terbakar gudang Mebel Toko Gemerlap milik Djendra yang berdekatan, namun masuknya berlainan gang dari awal asal api rumah milik Gusti Marta Saputra alias Tata.

Kemudian menjalar ke rumah milik Anton samping dan Ongkeng yang ada di belang berdekatan dengan gudang.

Diketahui rumah milik Anton tersebut sudah sekitar 2 tahun tidak ditinggali pemiliknya, yang lama menetap di Surabaya Jawa Timur.

Bahkan panasnya kobaran sempat hanguskan teralis jendela di lantai dua Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI), instalasi listrik, dan beberapa unit AC.

Untuk dua warga yang menderita stroke, Tata yang rumahnya terbakar serta Muhyar, salah satu pesiunan Pegawai Negeri Sipil.

Tata digendong salah satu keluarganya Ikhsan (44), dan dibawa ke rumah yang agak jauh dari amukan api. Sedangkan Muhyar, dibawa juga ke tempat warga.

Namun, ketika itu ada salah satu ibu yang mengaku adik Muhyar dari Belitung sempat kebingungan mencari keberadaan sang kakak.

“Tadi dibawa orang, tapi kemana ya. Muhyar kakak saya,” ucapnya kebingungan.

Namun akhirnya diketahui dan setelah api reda, Muhyar dibawa kembali ke rumahnya, yang agak jauh di bekalang lokasi kejadian.

Berita Lainnya
1 dari 867
Loading...

Lain lagi cerita seorang perempuan mengaku keluarga Anton, yang hanya bisa membawa foto wisuda si Anton.

“Rumah kosong, dan Anton lama tinggal di Surabaya.

Saya keluarganya dan hanya bisa bawa foto wisuda ini. Untuk ijazah masih dicari,” ungkapnya.

Keterangan, api pertama kali terlihat pada bagian plafon rumah bagian tengah milik Tata.

“Saya langsung menyelamatkan Tata, pemilik rumah,” ucap Ikhsan.

Ditanya mana istrinya. Ikhsan mengatakan, tidak tahu saat kejadian, tapi biasanya sang istri memacing ikan.

”Istri Tata saat kejadian tak mengetahui, karena menacing ikan, dan sudah kebiasannya,” tambah Ikhsan.

Dugaan kejadian akibat korsleting listrik.”Pertama itu bagian atas ruang tamu sudah habis, kemungkinan karena korsleting listrik,” ujar Ikhsan lagi.

Sementara itu, Gusti Adian Noor Saputra (29), anak dari korban kebakaran mengaku tak sempat menyelamatkan harta benda.

Ada satu unit motor Honda Revo warna kuning juga ikut hangus terbakar. 

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, kebakaran diduga berasal dari rumah yang ditempati Gusti Martha Saputra (53).

“Untuk penyebab kebakaran belum bisa di pastikan dan tidak ada korban jiwa, sedangkan untuk korban kebakaran belum bisa menafsirkan jumlah kerugiannya,” jelas Kapolsekta Banjarmasin Timur AKP Susilo melalui Kasi Humas Aiptu Partogi H. (yul/K-2/K-4)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya