Pasokan Normal, Harga Ikan Cukup Stabil

Banjarmasin, KP – Harga ikan di Banjarmasin dalam satu bulan terakhir cukup normal. Baik itu ikan laut maupun ikan air tawar. Seperti terpantau disalah satu Pasar Tradisional di Banjarmasin, yakni Pasar Lama.

Beberapa jenis ikan laut, seperti ikan Peda harganya berkisar antara Rp35.000 – Rp38.000 perkilo, ikan Tongkol dan ikan Kembung Rp32.000 – Rp35.000 perkilo, ikan Bandeng dikisaran Rp20.000 perkilo, ikan Menangin Rp40.000 perkilo, ikan Bawal Rp40.000 – 50.000 perkilo, tergantung ukuran, ikan Lajang antara Rp25.000 – Rp28.000 perkilo, Cumi Rp60.000 – Rp70.000 perkilo, dan ikan Selangat Rp10.000 perkilo.

“Pasokan ikan laut yang masuk di Pelabuhan Banjar Raya normal setiap harinya, sehingga harga jual di tingkat eceran pun turut stabil,” tutur Idah, salah seorang pedagang ikan di Pasar Lama, Jumat (11/9/2020).

Arif, pedagang ikan lainnya, mengatakan untuk jenis ikan air tawar, harga jual hari ini tak mengalami kenaikan seperti bulan lalu. Seperti ikan Haruan dijual Rp50.000 – Rp60.000 perkilo, dan ikan Papuyu antara Rp55.000 – Rp60.000 perkilo. Tergantung ukuran besar kecilnya ikan. Sementara, ikan Patin dan ikan Nila di kisaran harga Rp30.000 – Rp35.000 perkilonya.

Berita Lainnya
1 dari 451
Loading...

“Ikan Haruan, Papuyu, Nila dan Tongkol cukup digemari masyarakat. Meski selalu dicari, harganya masih stabil. Karena, saat ini belum memasuki musim penghujan.

Nanti, jika masuk musim hujan, ikan air tawar akan sulit dicari pemancing atau nelayan. Tentu, harganya akan terkatrol naik,” ujar Arif.

Menurutnya, dalam kondisi harga normal permintaan ikan laut dan ikan air tawar sangat ramai.

“Untuk jenis ikan laut, ikan Peda, Tongkol serta Bawal sangat tinggi karena ikan ini sangat digemari warga, karena dagingnya yang empuk. Ikan Lajang juga diminati karena harganya lumayan murah dan dagingnya gurih,” bebernya lagi.

Arif menambahkan, harga ikan yang normal sangat mempengaruhi daya beli masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini. “Pasalnya, perekonomian masyarakat cukup terimbas dengan wabah Corona, sehingga daya beli pun menurun,” pungkasnya. (opq/K-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya