Wahyu Kaget, Ada Penipuan Lelang Mobil Berkedok Pejabat Pemko

Banjarmasin, KP – Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dikagetkan dengan adanya pesan atau chat penawaran lelang mobil berlangsung di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) yang mengatasnamakan salah satu pejabat Pemko, Senin (14/09) sore.

Berdasar informasi yang berhasil dihimpun Kalimantan Post, oknum yang diduga akan melakukan penipuan itu memakai foto pribadi milik Kepala Bidang Pengawasan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Wahyu Hardi Cahyono.

Pria dengan sapaan Wahyu itu mengaku sekitar pukul 15.30 ada salah satu temannya menanyakan kebenaran isi pesan yang diterimanya dari oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut kepada dirinya.

Sontak wahyu pun langsung membantah bahwa dirinya tidak pernah mengikuti bahkan menawarkan mobil hasil lelang kepada siapa pun.

“Ada yang mengaku dan memakai nama ulun lewat WA menawarkan mobil mobil hasil lelang, tolong jangan diladeni, itu bukan nomor WA ulun,” tulisnya melalui pesan singkat saat Kalimantan Post menanyakan hal tersebut.

Berita Lainnya

Covid Kalsel Sudah Lampaui 10 Ribu

1 dari 2.360
Loading...

Ia menceritakan, bahwa oknum tersebut memakai foto dan nama miliknya yang terpampang nyata di profile WA. Namun nomor kontak yang tertulis bukan nomor pribadi miliknya.

“Dia menawarkan berbagai macam mobil hasil lelang kepada orang-orang,” ujarnya.

Setelah dilakukan pendalaman dan sedikit interogasi kepada pelaku tersebut, foto milik Wahyu yang saat itu dipakai pelaku sebagai profile langsung dihapus.

“Teman saya yang merasa curiga langsung memberi kabar ke saya, kemudian sedikit mencari tahu siapa yang memakai akun tersebut. Tidak lama fotonya dihapus,” bebernya.

Atas kejadian itu, ia berpesan kepada seluruh masyarakat terutama para pejabat penting di lingkup Pemerintahan agar berhati-hati dalam bermedsos, khususnya FB, IG, dan Twitter.

Menurutnya, orang lain yang mempunyai niat buruk bisa memanfaatkan hal tersebut dengan mengambil foto dengan sengaja dan memberi nama di WAnya persis sama dengan nama kita di FB atau IG.

“Walaupun nomor kontaknya beda, jika ada penawaran seperti itu kita harus mengkroscek lagi dengan nomor kontak orang tersebut yang sudah kita miliki sebelumnya,” tutup Wahyu.(Zak/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya