Berbagai Perspektif Perilaku Sehat Masa Pandemi

Banjarbaru, KP – Dalam rangkaian webinar kali ini, Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Program Studi Kesehatan Masyarakat (PKIP PKSM) Fakultas Kedokteran ULM mengangkat tema ”Pendekatan Interdisipliner dalam Pengelolaan Perilaku Sehat Baru pada Masa Pandemi COVID-19,” .

Webinar melalui tayangan zoom dan live streaming youtube ini, mengundang 4 narasumber dengan membahas perilaku kesehatan dari perspektif disiplin ilmunya masing-masing.

Narasumber pertama Dr Ridwan Mochtar Thaha MSc dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin. Menurutnya, cara mengatasi permasalahan COVID-19 dan adaptasi perilaku baru menurut kajian antropologis adalah dengan konsistensi pendekatan oleh lembaga sosial budaya dan lembaga keagamaan.

Narasumber kedua adalah Ketua Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI) pusat, yang juga Ketua Pusat Penelitian Kesehatan UI dan Ketua Program Studi Doktoral Ilmu Kesehatan Masyarakat UI Dr dra Rita Damayanti MSPH. Dia mengulas dari perspektif sosial.

Berita Lainnya
1 dari 388

Menurutnya, metode yang dapat membuat masyarakat mau berperilaku sehat adalah dengan strategi sopan-santun, misalnya, malu jika bertamu ke rumah orang bila tidak memakai masker.

Narsum ketiga yaitu staf pengajar di PKIP PKSM FK ULM Vina Yulia Anhar SKM MPH yang mengulas perilaku sehat dari perspektif pendidikan kesehatan. Menurutnya, inti dari pendidikan kesehatan pada pandemi COVID-19 adalah komunikasi norma sosial, yaitu kebiasaan yang menjadi panduan kelompok dalam berperilaku, contohnya perilaku 3M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak).

Sesi terakhir diisi Rory Asyary SSos MA, seorang jurnalis televisi, public speaker dan social media influencer yang menyampaikan peran social media influencer dalam penerapan perilaku sehat dari perspektif komunikasi yang disampaikan dengan metode diskusi langsung.

Adapun strategi komunikasi di masa pandemi ini, menurutnya dengan mengingatkan kembali kenyataan pahit yang terjadi di fasilitas kesehatan, bahwa pandemi masih belum berakhir dan tidak boleh egois terhadap pandemi tersebut. (Wan/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya