Bupati Ingin Bangkitkan Minat Petani Milenial

Martapura, KP – Pertanian dan ketahanan pangan merupakan sektor vital dan menjadi tumpuan masa depan Indonesia. Tak terkecuali daerah lumbung padi Kalsel, yakni Kabupaten Banjar.

Hal tersebut terungkap saat Rapat Koordinasi Rutin Mingguan Lingkup Pemkab Banjar, di Mahligai Sultan Adam Martapura yang dipimpin langsung Bupati KH Khalilurrahman, Selasa (6/10).

Bupati Khalilurrahman mengungkapkan, semakin berkurangnya jumlah petani, akan berdampak pada jumlah produksi padi, walaupun hasil pertanian tahun ini di Kabupaten Banjar, bagus.

Pada kesempatan tersebut, Guru Khalil juga menceritakan saat dia di Kelurahan Keraton dan Pasayangan. Dia melihat lahan-lahan pertanian yang baik, tetapi tidak tanami.

Berita Lainnya
1 dari 382

“Saya tanyakan pada masyarakat sekitar, ternyata lahan tani tersebut tidak ditanami ada banyak jawaban, salah satunya ada petaninya yang sudah pindah, ada pula petaninya sudah tua,” ungkapnya.

Melihat realita tersebut, Bupati lalu memberikan arahan pada Dinas terkait untuk menciptakan strategi-strategi guna menghidupkan gairah petani milenial dengan pendekatan yang baik.

”Jika dimanfaatkan anak-anak muda lahan tani ini, tidak akan ada pengangguran di Kabupaten Banjar. Seperti di Thailand, mayoritas petaninya anak muda. Beda di tempat kita, anak mudanya ingin necis (bergaya) terus,” katanya.

Bupati optimis, petani milenial dapat meningkatkan produksi pertanian dan ekonomi. Karena sektor pertanian memang sangat potensial dan menjanjikan. (Wan/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya