Hampir Karam Ketika Air Hujan Sudah Penuh

Banjarmasin, KP – Hujan baru reda usai mengguyur deras Kota Banjarmasin, Selasa (13/10/2020) sore. Di sungai Martapura depan Balai Kota Banjarmasin tertambat Satu Speed Boat. 

Persisinya di seberang Kantor BPBD, Kondisinya kebasahan, maklum tak ada atap yang menaunginya.

Ya, kapal cepat itu dikelola saat ini dibawah pengelolaan  Pemadam Kebakaran, yang saat ini menjadi satu naungan bersama Satpol PP. Diketahui kapal cepat itu hibah dari pemerintah Provinsi Kalsel beberapa tahun silam.

“Saya tak atau persis soal hibah ini sebenarnya. Karena saya sejak 2017 disini. Kami memelihara itu setelah kita disini bergabung Satpol PP. Jadi kami hanya bertugas memelihara saja,” ujar Kabid Damkar Pemko Banjarmasin, Said A Rahman.

Berita Lainnya
1 dari 1.619

Said menjelaskan, kapal cepat itu mau tak mau harus kepanasan dan kehujanan lantaran tak ada atap yang menaungi. “Itu kita rawat dan kita jaga, karena disitu ada pos kita juga, jadi disana ada juga yang bertanggung jawab untuk menjaga dan merawat itu,” katanya.

Dari pantauan Kalimantan Post, kondisi kapal cepat itu memang memprihatinkan. Warnanya yang pudar, dan sudah terlihat lusuh karena kehujanan dan kepanasan. Bahkan, air di dalam kapal itu pun kerap penuh hingga membuatnya hampir karam.

Said meyakini bahwa kapal itu tak bocor, hanya karena terisi air hujan sehingga terlihat seperti karam. Namun yang bisa dilakukan hanya proses penimbaan air ketika sudah terlalu banyak air yang masuk.

“Itu kan kena panas dan hujan, karena tidak ada atapnya yang menaungi, jadi kondisinya karam karena air hujan, bukan karena ada bocor dari bawah. Tapi itu airnya selalu disedot dan di buang lagi kalau karam itu,” jelasnya. (sah/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya