Sosialiasi Cegah Stunting di Desa Puncak Harapan

Rantau, KP – Ketua TP PKK Tapin, Hj Ratna Ellyani Arifinmembuka secara langsung sosialiasi materi dan media kie Pro PN pencegahan stunting, yang diselenggarakanolehDinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencanauntukwarga binaan Desa Puncak Harapan Kecamatan Lokpaikat, Selasa (13/10/2020) bertempat di Ruang Terbuka Desa Puncak Harapan.

Tujuan Kegiatan sosialisasi iniadalahuntuk peningkatan kualitas keluarga pada 1000 hari pertama kehidupan dan pencegahan stunting pada warga desa binaan.

Dalam sambutannya Hj. Ratna Ellyani mengatakan, sebagai desa binaan dalam program peningkatan kualitas keluarga setidaknya kaum ibu dan anak remaja perempuan mengetahui stunting dan bisa di lakukan pencegahan.

“Sosialisasi ini penting dilakukan. Semoga apa yang disampaikan bisa bermanfaat untuk semuawarga,” terangnya.

Persoalan stunting patut menjadi perhatian untuk segera dituntaskan, karena masalah gizi kronis, akibat kurangnya asupan gizi dalam waktu lama, terjadi pada bayi dalam kandungan.

Salah satu intervensi yang dapat dilakukan adalah memberikan pendidikan pengasuhan pada orang tua berupa memberikan informasi pengasuhan1000 hari pertama kehamilan, perbaikan pada makan, pola asuh, perbaikan sanitasi dan akses air bersih.

Pada kesempatan ini pula Ibu Bupati berpesan kepada ibu-ibu yang memiliki anak perempuan di Desa puncak Harapan yang akan berkeluarga atau kawin agar benar-benar mempersiapkan diri dengan baik utamanya kesehatannya.

Berita Lainnya
1 dari 164

“Hal tersebut penting agar keturunanan nantinya tumbuh dengan baikdan tidak mengalami stunting,” pesannya.

Mudah-mudahan dengan mengikuti kegiatan ini, kaum perempuan di Desa Puncak Harapan bertambah ilmu pengetahuan terkait stunting dan pencegahannya.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Tapin, Noor Ifansyah mengatakan kegiatan ini sudah menjadi program nasional hasil kerjasama BKKBN Prov Kalsel dengan DPPKB Kabupaten Tapin.

“Kegiatan sosialiasi materi dan media komunikasi informasi dan edukasi(KIE) Program Proritas Nasional (Pro PN) dalam rangka untuk memberikan edukasi kepada kader dan kaum perempuan Desa Puncak Harapan terkait dengan 1000 HPK, “katanya.

Jadi sosialiasi ini untuk menyiapkan sebuah keluarga yang sudah berumah tangga atau yang akan mau berkeluarga agar benar benar siap dan matang dalam kesehatannya dalam 1000 hari pertama kelahiran, bagaimana asupan gizi ketika hamil tentunya memengaruhi sel sel otak.

Kepala Desa Puncak Harapan, Abdul Jafar, menuturkan untuk penangangan stunting sudah dilakukan pihaknya. Salah satunya rutin memberikan makanan tambahan kepada balita yang ada di sini dengan menggunakan dana desa.

“Sangat bersyukur, Desa PuncakHarapan tidak ada kasus stunting,” ucapnya bangga

Turut hadirdalamsosialisasitersebut Kepala DPPKB Tapin, Noor Ifansyah Camat Lokpaikat Retno Dwi Hastuti dan Kepala Desa Puncak Harapan Abdul Jafar beserta perwakilan dari BKKBN Provinsi Kalsel. (ari/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya