Staf Kepresidenan Nilai Kerajinan Kalteng Berpotensi Tembus Pasar Internasional

Kerajinan Kalteng dinilai memiliki kekhasan, dan keunikan tersendiri, dan berpotensi menembus pasar internasional karenanya Staf Khusus (Stafsus) milenial Presiden RI, Gracia Billy Yosaphat Mambrasar mendukung pengembangannya.

PALANGKA RAYA, KP – Staf Khusus Presiden RI, Gracia Billy Yosaphat Mambrasar mendukung pengembangan kerajinan khas Kalteng yang dinilai memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri dan berpotensi menembus pasar internasional

Dukungan itu ia sampaikan saat mengunjungi Pusat promosi hasil kerajinan (Dewan Kerajinan) Kalteng, akhir pekan tadi.

Billy yang juga sebagai Duta Pembangunan disambut oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisdagperin) Prov. Kalteng Aster Bonawaty yang juga selaku Ketua Harian Dekranasda Kalteng, didampingi Kepala Seksi Ekspor Impor Sayid Zainudin dan jajaran Dinas Dagperin Provinsi Kalteng.

Disela kunjungan ke Provinsi Kalteng, Billy Mambrasar berkesempatan melihat berbagai kerajinan khas Kalteng yang dipamerkan di Galeri Central Borneo Souvenir Dekranasda Kalteng, seperti anyaman rotan, batik, dan tentunya getah nyatu.

Kepada staf khusus Presiden Aster Bonawaty menjelaskan produk-produk kerajinan yang dihasilkan Industri Kecil Menengah (IKM) Kalteng tersebu seraya berbincang dengan Kepala Dinas hal yang diperlukan bagi pengembangan industri kerajinan di Kalteng.

Billy Mambrasar, mengakui produk Indonesia berpotensi besar diantaranta dimiliki produk kerajinan khas Kalteng untuk menembus pasar ekspor, terutama Getah Nyatu.

Berita Lainnya
1 dari 299

“Saya pikir setiap daerah memiliki keunggulan masing-masing. Keunggulan sendiri di Provinsi Kalimantan Tengah adalah ada beberapa bahan yang memang hanya ada di sini saja, misalnya karet getah nyatu, endemiknya ada di sini.

Itu merupakan sesuatu potensi yang besar, apabila kemudian kita kembangkan untuk level ekspor, diperkenalkan lebih luas lagi,” beber Stafsus Billy Mambrasar.e

Terkait potensi ekspor produk kerajinan Kalteng itu, Billy pun mengingatkan dua hal penting yang perlu diperhatikan. Pertama, pastikan produktivitas dari perajin lokal itu mampu memenuhi permintaan dari ekspor.

Karena mereka kadang-kadang meminta jumlah A, kita ga bisa suplai sejumlah itu, jadinya kehilangan kepercayaan. Kedua, kualitas harus tetap kita jaga secara konsisten, untuk memenuhi kebutuhan ekspor tersebut. Tapi sangat mungkin, sangat potensial,” tegas Billy.

Terkait kedatangannya ke Gedung Dekranasda Kalteng itu guna melihat langsung keberlangsungan hidup dari IKM di Provinsi Kalteng, di bawah Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Billy pun mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi Kalteng memberikan fasilitasi bagi IKM untuk bangkit di tengah pandemi Covid-19 ini. Billy pun menjanjikan dukungan demi pengembangan IKM Kalteng ke depannya..

Kadisdagperin Prov. Kalteng Aster Bonawaty pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih nya atas kunjungan Stafsus Milenial Billy Mambrasar. Aster kemudian mengharapkan Stafsus Billy Mambrasar dapat membantu mendorong kemajuan industri kerajinan Kalteng, khususnya dalam memberikan fasilitasi ke kementerian-kementerian, terkait bantuan seperti peralatan, mesin, bimbingan teknis peningkatan kualitas, pemasaran, maupun pameran di dalam dan luar negeri.

Disebutkan kini terutama IKM yang sudah mulai bergerak lagi. Harapan piihaknya adanya perhatian beliau yang ke sini melihat langsung kondisinya, mungkin ada hal-hal yang kita perlukan untuk pengembangan IKM.

Dijanjikan ia pastikan aspirasi pengrajin disampaikan, supaya beliau bisa memfasilitasi ke Kementerian-Kementerian terkait, untuk menyinergikan program Pusat dan Provinsi,” kata Kadisdagperin Kalteng. (drt/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya