Legislator Kapuas dukung pengembangan wisata Pulau Kupang

Kuala Kapuas, KP – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Noni Ermawati, sangat mendukung Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) setempat, akan mengembangkan potensi wisata yang ada di Kecamatan Bataguh.

“Kecamatan Bataguh yang berada di wilayah Kabupaten Kapuas memiliki banyak potensi wisata, selain dari situs Bataguh yang merupakan legenda Nyai Undang, ternyata ada habitat primata yang dilindungi yaitu Bekantan,” kata anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Noni Ermawati, di Kuala Kapuas, Minggu (1/11).

Destinasi wisata tersebut, lanjutnya, berada di Kelurahan Pulau Kupang, Kecamatan Bataguh, atau tepatnya di pulau Kupang yang berada di tengah sungai. Disana banyak sekali hewan berhidung panjang tersebut.

Menurutnya, yang harus dipersiapkan terlebih dahulu adalah sarana dan prasarana untuk mendukung program pengembangan kawasan wisata tersebut. Supaya, apa yang menjadi dalam pembangunan berjalan sesuai dengan harapan.

“Jika rencana ini didukung semua pihak tentunya akan cepat terealisasi. Aset wisata ini mudah terjangkau, baik lewat darat maupun susur sungai dan jaraknya tidak jauh dari kota,” ujar wakil rakyat yang terpilih kembali dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kapuas V, salah satunya Kecamatan Bataguh.

Berita Lainnya
1 dari 136

Legislator dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengharapkan, apabila terealisasinya rancangan pengembangan kawasan potensi wisata yang berada di Pulau Kupang tersebut, tidak hanya bisa dikunjungi tidak wisatasan lokal, namun juga wisatawan dari luar daerah Kapuas.

“Bagaimana caranya kawasan potensi wisata ini nantinya bisa membuat orang – orang yang sudah berkunjung kesana, ingin kembali lagi mengunjunginya sehingga ada rasa rindu dengan Kapuas ini,” katanya.

Dengan adanya rencana pembangunan wisata yang ada di Kecamatan Bataguh tersebut, diharapkan ini bisa betul-betul dikelola dengan baik, sehingga bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari segi kepariwisataan.

“Selain itu, diharapkan adanya rencana tersebut salah satu juga menambah penghasilan perekonomian masyarakat setempat. Terutama dari aktivitas jual beli masyarakat dan lain sebagainya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Budpora Kabupaten Kapuas, Suparman mengatakan, lokasi calon pengembangan wisata hewan primata yang sangat dilindungi itu, pihaknya juga merencanakan adanya konservasi agar nantinya kawasan itu bukan hanya jadi tempat wisata semata, tetapi juga sebagai kawasan konservasi bekantan dan hewan primata lainnya.

“Rencananya kita akan buat seperti jembatan yang mengelilingi pulau agar wisatawan lokal bisa berkeliling sembari melihat serta berinteraksi dengan primata langka tersebut,” katanya. (Al)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya