Masyarakat Diimbau Tidak Terpancing Hoax

Berita Lainnya
1 dari 3.725

Banjarmasin, KP – Masyarakat dihimbau tidak terpancing dengan hoax atau berita bohong yang banyak beredar di media sosial, yang tujuannya menjatuhkan salah satu pasangan calon gubernur Kalsel.
“Jadi masyarakat jangan terpengaruh dengan isu-isu yang beredar, karena cenderung melakukan pembusukan citra pimpinan daerah,” kata pengamat politik dan demokrasi, H Puar Junaidi kepada wartawan, Kamis (26/11/2020), di Banjarmasin.
Menurut Puar Junaidi, kondisi Covid-19 tidak membuat surut pesta demokrasi, bahkan kondusif, aman dan tertiba, serta tidak menimbulkan perpecahan.
“Kondisi semacam ini jangan diciderai dengan kepentingan sesaat, yang memberikan informasi menyesatkan,” tegasnya.
Misalnya, tentang jalan Kiram yang kondisinya bagus, sementara jalan lain di Kalsel rusak, sehingga terkesan menganaktirikan pembangunan di daerah lainnya.
“Padahal daerah lain juga diperhatikan sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya. Ini informasi yang menyesatkan,” tambah Puar Junaidi.
Kemudian, tentang Jejangkit yang berpotensi merugikan, padahal ini keinginan pemerintah daerah untuk menjadikan Kalsel lumbung pangan terbesar, dan disambut baik pemerintah.
“Jangan dipolitisir, dan ini menunjukan calon pemimpin tidak memahami situasi dan kondisi daerah,” ujarnya.
Puar Junaidi mengakui, hal tersebut memang menjadi jualan pasangan calon lain untuk mendapatkan simpati masyarakat, sedangkan pasangan calon lain yang merupakan petahana sudah merealisasikannya.
“Program tersebut sudah direalisasikan dalam kegiatan pembangunan, seperti revolusi hijau, kebun raya dan lainnya untuk mengurangi kerusakan lingkungan,” jelas Puar Junaidi.
Sedangkan obyek wisata Kiram, sengaja dibenahi dalam rangka antisipasi pemerintah mencari sumber pemasukan dari sektor pariwisata sekaligus memperbaiki kondisi wisata alam.
“Banyak hal yang sudah dilakukan petahana untuk menjawab visi misi beliau, dan ini merupakan fakta. Bukan hanya jualan, namun sudah direalisasikan,” ungkapnya.
Berbeda dengan penantang, karena hanya sekedar janji belaka, yang belum tentu dapat direalisasikan. “Mari bergerak membangun banua, bukan hanya sekedar janji belaka,” kata Puar Junaidi.
Selain itu, adanya dua tokoh yang mengatakan tentang penyebaran fitnah dan hoax terkait kasus payment gateway, menurut Puar Junaidi, ini bukan fitnah atau hoax, karena bisa dilihat di laman KPU Kalsel. “Kita harapkan masyarakat tidak terpancing isu yang menyesatkan semacam ini,” tuturnya. (lyn/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya