Terapkan Prokes, Upacara Hari Pahlawan Tetap Khidmad

Marabahan, KP – Jajaran aparatur lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) menggelar upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2020, Selasa (10/11/2020).

Upacara yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Batola ini bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Hj Noormiliyani AS, Perwira Upacara H Ibadurrahman (Kabag Organisasi Setda Batola), dan Komandan Upacara Hery Sasmita (Kabag Humas dan Protokol Setda Batola).

Upacara juga diikuti Wakil Bupati H Rahmadian Noor, Pj Sekda H Abdul Manaf, Ketua DPRD Saleh, seluruh anggota forkopimda, para pimpinan organisasi kepemudaan (OKP), dan para pimpinan SKPD.

Meski dengan peserta terbatas serta menerapkan protokol kesehatan, upacara yang diikuti pasukan TNI, Polri, Satpol PP, dan korpri ini tetap berlangsung hikmat di antaranya berisi pengibaran bendera merah putih dari 3 orang aggota Satpol-PP wanita.

Upacara yang relatif singkat ini juga dirangkai pembacaan teks Pancasila oleh Inspektur Upacara Bupati Hj Noormiliyani AS, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara RI tahun 1945, hingga pembacaan pesan-pesan pahlawan.

Sebelum upacara dimulai terlebih seluruh peserta mendengarkan bunyi sirene secara serentak selama 1 menit sebagai manifestasi untuk mengenang peringatan Hari Pahlawan 10 November secara khidmad.

Berita Lainnya

Warga Portal Jalan Masuk Desa

1 dari 134

Bupati Hj Noormiliyani AS dalam amanat Menteri Sosial RI, Juliari P Batubara menyatakan, dilaksanakannya upacara bendera dan mengheningkan cipta secara serentak 60 detik untuk memperingati hari pahlawan dengan khidmad meskipun di tengah situasi pandemi Covid-19.

Dikatakan, hari pahlawan hendaknya tak hanya diingat setiap tanggal 10 November, namun lebih dari itu perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang telah mempertaruhkan nyawanya untuk kedaulatan NKRI perlu terus perlu terus dikenang sepanjang masa. Oleh karenanya tema yang diambil pada Hari Pahlawan kali ini yakni “Pahlawanku Sepanjang Masa.”

Dengan harapan, lanjut bupati, apa yang telah dilakukan para pahlawan hendaknya dapat menginspirasi dan memotivasi semua untuk meneruskan perjuangan. “Kalau kita dulu berjuang dengan mengangkat senjata, tapi sekarang kia berjuang melawan berbagai permasalahan bangsa, seperti kemiskinan, bencana alam, narkoba, paham-paham radikal termasuk berjuang melawan pandemi Covid-19 yang tengah melanda dunia.

Lebih jauh dikatakan, meski dalam pandemi Covid-19 Peringatan Hari Pahlawan diharapkan berlangsung secara khidmat dan tidak kehilangan makna. Bahkan dibarengi energi tambahan untuk menggugah kesadaran segenap elemen bangsa agar terus bersatu mengutamakan persatuan dan kesatuan.

Ditambahkan, nilai-nilai kepahlawanan seperti percaya kepada tuhan yang maha esa, rela berkorban, pantan menyerah, suka membantu, dan bergotong royong perlu terus dirawat dan dipupuk agar dapat tumbuh bersemi di dalam hati sanubari setiap rakyat Indonesia.

“Semangat kepahlawanan yang terus menyala hendaknya dapat dijadikan sebagai motor penggerak dalam upaya kita mengisi kemerdekaan dalam mewujudkan cita-cita pendiri negeri ini,” ucap Noormiliyani. (ang/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya