Wartono dan AR Iwansyah Lepas Jabatan di Dewan

Banjarbaru, KP – Calon wakil walikota Banjarbaru, Wartono dan AR Iwansyah resmi melepas jabatannya di DPRD setempat, dengan dilantiknya pengganti antar waktu, Senin (9/11/2020).

Hal ini sesuai surat keputusan Gubernur Kalsel Nomor 188.44/0748/KUM/2020 tentang peresmian pemberhentian dan pengangkatan pengganti antar waktu anggota DPRD Kota Banjarbaru sisa masa jabatan tahun 2019-2024.

Pemberhentian tersebut dikarenakan kedua anggota dewan yakni Wartono dan AR Iwansyah mencalonkan diri pada Pilkada Kota Banjarbaru.

Pengambilan sumpah PAW ini dipimpin Ketua DPRD Kota Banjarbaru Fadliansyah kepada Gusti Rizky Sukma Iskandar menggantikan AR Irwansyah dan Ronaulli menggantikan Wartono.

“Diharapkan kedua anggota dewan tersebut mamu membangun Kota Banjarbaru,” kata Fadly.

Selain itu, juga dapat menjaga amanah konstituen rakyat dengan sebaik-bainya. “Kami mengucapkan terimakasih kepada Irwansyah dan Wartono atas pengabdiannya selama ini,” ujar politisi Partai Gerindra.

Berita Lainnya

Pjs Walikota Tinjau Pelaksanaan Prokes

1 dari 419

Gusti Rizky mengatakan jika kedepannya dia akan memakan waktu kurang lebih satu minggu untuk berdaptasi dengan tugas barunya, sedangkan Ronaulli akan lebih banyak bekerjasama bersama untuk menyerap aspirasi masyarakat Kota Banjarbaru.

Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Said Abdullah memberikan apresiasi positif terhadap PAW anggota DPRD setempat, sebagai proses politik yang harus dilalui dalam rangka pelaksanaan demokrasi.

Disamping untuk kesinambungan tugas dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat mengingat semakin berat dan kompleksnya tugas yang diemban anggota DPRD.

“Dimana harus dapat menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat sekligus juga melaksanakan tugas, wewenang, kewajiban anggota dprd dalam upaya meningkatkan kualitas kinerja,” kata Said Abdullah.

Hal yang juga penting adalah keharmonisan internal dimana harmonisasi ini harus mampu dirumuskan dan dikendalikan oleh pimpinan dewan bersama-sama para anggota. secara eksteren, harmonisasi juga harus dibangun di atas landasan konstruksi yang dapat menjamin adanya kerjasama yang serasi antara eksekutif dan legislatif.

“Harapannya, mampu bekerja sama dengan semua pihak, untuk turut berpartisipasi nyata sebagai anggota legislatif untuk bersama mewujudkan banjarbaru yang lebih baik,” tambahnya.

Semoga dengan dedikasi dan interaksi saudara-saudara nantinya dapat memberikan nuansa baru untuk lebih memberdayakan keberadaan lembaga. (dev/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya