14 Faskes Berstatus BLUD, Puskesmas Sungai Mesa Diusulkan Tahun Depan

Banjarmasin, KP – Sebanyak 14 Unit Pelayanan Teknis (UPT) bidang kesehatan yang ada di Kota Banjarmasin akhirnya resmi berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi mengatakan, status tersebut didapat berdasar Surat Keputusan (SK) Wali Kota Banjarmasin nomor 775 tahun 2020,

Disana berisikan 12 UPT Puskesmas, satu UPT Laboratorium Kesehatan Daerah dan UPT Rumah Sakit Sultan Suriansyah Banjarmasin yang saat ini sudah berstatus BLUD.

“Untuk tahun ini walikota telah menetapkan 14 UPT Dinas Kesehatan kota Banjarmasin menjadi BLUD,” ucapnya pada awak media, Selasa (22/12) siang.

Mantan Wakil Direktur Administrasi dan Keuangan RSJ Sambang Lihum itu menjelaskan, status BLUD sendiri, menurutnya bermaksud untuk meningkatkan mutu kualitas pelayanan.

“Agar mampu bersaing dengan fasilitas kesehatan swasta dan Puskesmas serta RS Sultan Suriansyah bisa memberikan sebuah pelayanan yang lebih berkualitas dan lebih bermartabat,” jelasnya.

Pria dengan sapaan Machli itu menerangkan, perbedaan faskes yang sudah BLUD dengan tidak BLUD adalah tidak memiliki fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan.

Sedangkan yang BLUD ada minimal 10 fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan seluruh pendapatan digunakan untuk operasional pelayanan kesehatan.

“Itu dilaporkan catatannya saja sebagai penerimaan lain-lain di dalam kas daerah. Kemudian yang kedua dalam hal pengadaan barang dan jasa tersendiri begitu juga, mereka boleh sama merekrut tenaga kesehatan yang dibutuhkan. Sehingga akan mudah mengembangkan pelayanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” paparnya.

Dengan BLUD ini, Machli menambahkan, maka rumah sakit dan Puskesmas akan maju berkembang dan diharapkan mampu bersaing dengan fasilitas pelayanan kesehatan swasta

“Sebagai contoh. Bila tadinya puskesmas tidak memiliki layanan USG, dalam BLUD fasilitas tersebut diadakan menyesuaikan kebutuhan masyarakat,” tandasnya.

Berita Lainnya
1 dari 2.108

Sementara itu, Puskesmas Sungai Mesa di Jl. Pahlawan, Seberang Mesjid Kec. Banjarmasin Tengah gagal menyandang status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada tahun ini.

Pasalnya, hanya ada 12 Puskesmas yang dinyatakan lolos mendapatkan status BLUD tahun ini. Ditambah RSUD Sultan Suriansyah dan Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Banjarmasin.

“Ada satu yang tidak lulus kami usulkan tahun ini karena berkas administrasinya yang tidak memenuhi,” ungkap Machli.

Oleh karena itu, Machli menambahkan Puskesmas Sungai Mesa akan kembali diusulkan pada tahun depan, bersamaan dengan puskesmas-puskesmas lainnya yang belum berstatus BLUD.

“Harapannya di tahun 2021 semua puskesmas di Banjarmasin sudah berstatus BLUD,” pungkasnya.

Machli menerangkan, BLUD ini diadakan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Jadi yang membedakannya adalah fasilitas layanan kesehatannya.

Bila tadinya puskesmas tidak memiliki layanan USG, dalam BLUD fasilitas tersebut diadakan menyesuaikan kebutuhan masyarakat.

“Fasilitas USG misalnya, nanti bisa saja diadakan di puskesmas yang telah berstatus BLUD. Kemudian soal layanan antar jemput dan layanan lainnya,” pungkasnya.(Zak/K-11)

Berikut daftar 14 Faskes yang baru berstatus BLUD tersebut:

  1. Rumah Sakit Sultan Suriansyah Kota Banjarmasin
  2. Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Banjarmasin
  3. Puskesmas Sungai Jingah
  4. Puskesmas Alalak Selatan
  5. Puskesmas Teluk Tiram
  6. Puskesmas Pekauman
  7. Puskesmas Gadang Hanyar
  8. Puskesmas Pemurus Baru
  9. Puskesmas Pelambuan
  10. Puskesmas Cempaka Putih
  11. Puskesmas Pemurus Dalam
  12. Puskesmas 9 November
  13. Puskesmas Karang Mekar
  14. Puskesmas Teluk Dalam

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya