Air Pasang dan Curah Hujan Tinggi Risaukan Warga

Banjarmasin, KP – Tingginya air pasang disusul intensitas curah hujan cukup tinggi dalam beberapa pekan terakhir kini cukup merisaukan warga, khususnya yang tinggal di tepian sungai.

Betapa tidak, karena selain berdampak banyak rumah warga serta halaman perkantoran baik pemerintah maupun swasta banyak sejumlah ruas jalan yang terendam.

Paling merisaukan adalah terhadap warga yang rumahnya berada di tepian atau di atas sungai. Sebab jika curah hujan tinggi dan disertai air sungai pasang biasanya banyak rumah yang mengalami calap (teremdam-red),.

Dari pantauan KP lantai rumah sejumlah warga teredam air pasang seperti di kawasan Sungai Jingah dan sebagian Jalan Kelayan. Tak hanya rumah warga sebagian ruas jalan di dua wilayah itu turut terndam hingga ketinggian air mencapai 50 cintimeter.

Paling merisaukan adalah terhadap warga yang rumahnya berada di tepian atau di atas sungai. Sebab jika curah hujan tinggi dan disertai air sungai pasang bisanya banyak rumah yang mengalami calap (teremdam-red), khususnya yang brada di tepian sungai.

“Seperti rumah warga kami karena persis berada di tepian Sungai Martapura,’’ kata salah seorang warga bernama Ardiansyah yang tinggal di Jalan Panglima Batur Rt 31.

Kepada KP Selasa (22/12) ia menuturkan, jika curah hujan cukup tinggi dan disertai air pasang, merendam hingga lantai rumahnya.

Berita Lainnya
1 dari 3.596

Nasib sama, juga dialami oleh warga lainnya yang tinggal di tepian sepanjang Sungai Martapura.

Air pasang yang berlangsung i pada malam hari ini juga mengakibatkan salah satu gang di kawasan jalan Belitung Darat Banjarmasin, dan Jalan Bandarmasih Komplek DPR tergenang hingga diatas mata kaki orang dewasa.

Air yang sudah naik selama dua malam terakhir ini, juga membuat halaman dan lantai ke rumah sejumllah warga di kawasan itu terendam.

Kabid Sungai Dinas PUPR Kota Banjarmasin Hizbul Wathony mengatakan, berdasarkan perkiraan Badan Metrologi dan Geofisika (BMJG) air pasang terus berlangsung hingga akhir Desember 2020.

Kepada KP Selasa (22/12/2020) ia menyebut, tingginya air pasang saat ini juga diakibatkan perubahan iklim dan naiknya permukaan air laut.

Sementara lanjutnya, sebagian sungai di kota ini langsung terhubung ke laut. Kondisi ini ditambah tingginya intensitas curah hujan, sehingga membuat jalan atau rumah warga yang berada di tepian sungai menjadi terendam

“Beruntung sungai di Banjarmasin pasang surut sehingga jalan atau rumah warga yang terendam tidak berlangsung lama,” ujarnya. (nid/k-11)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya