Bulog Kalsel Pastikan Stok Beras Cukup Hingga Awal Tahun

Tapi, kami juga sudah menambah order gula sebanyak 1.000 ton. Saat ini sedang dalam proses pemuatan dari Jawa Tengah. Mudah-mudahan di minggu kedua bulan Desember sudah masuk,” terang Arif.

BANJARMASIN, KP – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog), Kalimantan Selatan, memastikan stok beras aman hingga awal tahun 2021, terutama saat menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

“Persediaan bahan pokok dalam rangka menghadapi Natal dan Tahun Baru, khususnya beras masih aman. Kita masih memiliki stok sekitar 7.000 ton. Jadi, masih sangat aman lah hingga 3 bulan ke depan,” kata Kepala Bulog Divre Kalsel, Arif Mandu kepada Kalimantan Post, Selasa (1/10).

Arif menambahkan, stok tersebut masih bisa bertambah karena panen di beberapa wilayah di Kalsel masih terus berjalan sampai saat ini.

“Sampai saat ini panen masih berjalan, sehingga penyerapan juga akan bertambah. Saat ini, penyerapan mencapai kurang lebih 7.000 sampai 8.000 ton, jadi aman sampai Desember nanti,” ujar Arif.

Ia menambahkan, selain beras, Bulog juga memiliki persediaan minyak goreng 34.000 liter, tepung terigu 14 ton, daging sapi beku 17 ton, dan gula 19 ton.

Berita Lainnya
1 dari 1.088

“Tapi, kami juga sudah menambah order gula sebanyak 1.000 ton. Saat ini sedang dalam proses pemuatan dari Jawa Tengah. Mudah-mudahan di minggu kedua bulan Desember sudah masuk,” terang Arif.

Selain itu, Arif juga mengaku tak khawatir jika ada pihak yang melakukan penyimpangan seperti penimbunan. “Stok kami sangat cukup, jadi jangan ada yang coba-coba menimbun, bisa tak laku-laku dijual nanti” cetus Arif.

Tak hanya Bulog, sambungnya lagi, persediaan bahan pokok juga ada di sejumlah distributor lainnya.

“Misalnya gula, selain di Bulog juga ada di distributor. Kami saling bersinergi, tak semata-mata Bulog saja. Kami ini sebagai pengontrol saja. Seperti, jika harga naik di pasaran, maka kami akan melakukan operasi pasar,” paparnya.

Menurutnya, sepanjang persediaan stabil dan distributor lain tetap jalan tak masalah, karena sesuai mekanisme pasar. Dan, yang terpenting harga di pasar sesuai Harga Eceran Teringggi (HET).

“Saat ini HET untuk gula itu Rp 12.500, tapi ketika stok melimpah ada yang jual hanya Rp 12.000 – Rp 12.300. Tak masalah, asal tidak melebihi HET. Saya kira, harga gula masih sangat stabil,” imbuhnya. (opq/K-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya