Kedua Kali, HSS Masuk dalam 10 Kabupaten Terinovatif se-Indonesia

Kandangan, KP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS) kembali meraih sebuah penghargaan, di penghujung 2020 ini. Pada ajang Innovative Government Award (IGA), kembali berhasil masuk dalam 10 besar Kabupaten paling inovatif se-Indonesia. 

Penghargaan IGA Awards 2020 diserahkan Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI) Tumpak Haposan Simanjutak?, yang diterima Wakil Bupati HSS Syamsuri Arsyad, Jumat (18/12/2020) malam di Jakarta. 

Penghargaan IGA Awards 2020 yang diberikan Kemendagri itu, diraih Pemkab HSS karena dinilai berhasil melakukan inovasi daerah. Terutama di bidang peningkatan layanan publik, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan daerah.

Bupati HSS Achmad Fikry mengaku bersyukur, pihaknya kembali meraih 10 besar Kabupaten terinovatif se Indonesia. Diungkapkannya, perhargaan yang diberikan Kemendagri itu merupakan yang kedua kalinya diraih oleh Pemkab HSS.

“Alhamdulillah, kita kembali masuk 10 besar Kabupaten terinovatif dalam penghargaan IGA Awards 2020,” ucap Bupati, Sabtu (19/12/2020) pagi.

Dijelaskannya, penilaian dalam penghargaan IGA Awards itu telah melalui seleksi yang cukup panjang. Mulai dari mengirim beberapa inovasi, dan dinilai oleh Tim Independen Kemendagri.

Berita Lainnya
1 dari 569

“Masing-masing kabupaten diurut dari kurang inovatif, inovatif, sangat inovatif, terinovatif. Alhamdulillah, setelah seleksi kita masuk 10 besar terinovatif,” jelasnya. 

Bupati Achmad Fikry mengatakan, arahan yang disampaikan Mendagri semangatnya sama dengan Pemkab HSS. Yakni, Pemerintah Daerah (Pemda) jangan bekerja dengan seadanya, apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Pemda harus punya terobosan-terobosan baru, untuk menyejahterakan masyarakat dan memulihkan ekonomi,” ujarnya.

Achmad Fikry berharap, melalui inovasi yang telah mendapatkan penghargaan itu, dapat meningkatkan pendapatan daerah. Sebab, akan mendapatkan reward yang diberikan oleh pemerintah pusat, berupa tambahan ?dana insentif daerah (DID) tanpa membebani rakyat.

Achmad Fikry berujar, pihaknya berprestasi bukan untuk mendapatkan penghargaan, tetapi untuk terus berkerja, memberikan yang terbaik. Serta di satu saat, mendapatkan penghargaan yang di baliknya ada insentif daerah.

“Kemendagri sudah menyampaikan, bahwa daerah yang meraih penghargaan terinovatif, diusulkan kepada Kementerian Keuangan untuk mendapatkan dana insentif daerah,” ungkapnya.

Ia berharap, pada 2021 mendatang terus mendapatkan berbagai penghargaan lagi. Sehingga dapat meningkatkan pendapatan daerah tanpa membebani rakyat. (tor/K-6) 

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya