Kesbangpol Ajak Waspadai Paham Radikal di Kalsel

Banjarmasin, KP – Kesbangpol Provinsi Kalimantan Selatan menilai paham radikal masih tumbuh subur di Banua, sehingga perlu diantisipasi agar tak melahirkan bibit-bibit baru terorisme. Apalagi ditengah menjelang Pilkada ini perlu semua pihak meningkatkan kewaspadaan.

“Inilah penting untuk peningkatkan sinergistas dan dukungan semua pihak dalam menangkal paham radikalisme dan terorisme,” ucap Kepala Badan Kesbaspol Kalsel Heriansyah kepada awak media usai membuka Rapat Koordinasi Pencegahan Radikalisme dan Terorisme se Kalsel, Selasa (2/12/2020).

Kewaspadaan dini dari semua elemen masyarakat ditegaskan Heriansyah, agar paham-paham radikal mengarah ke terorisme itu tidak berkembang dan menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Jangan sampai masyarakat terpengaruh dan turut mengembangkan paham menyimpang semacam itu,” ucapnya.

Heriansyah mengajak agar tokoh masyarakat, agama dan pemuda turut menyosialisasikan soal radikalisme dan terorisme ke tengah masyarakat pedesaan dan pelosok kampung di Kalimantan Selatan.

Berita Lainnya
1 dari 3.582

“Sekarang ini zaman informasi teknologi (IT), sehingga di era globalisasi ini kita tidak mengetahui kegiatan-kegiatan dalam perorangan atau kelompok yang mengembangkan paham semacam itu,” ucap mantan Camat Banjarmasin Utara ini.

Menurut dia, dampak buruk dari media sosial yang tidak ada penyaring, bisa memberi stigma buruk bagi kalangan muda, sehingga dibutuhkan saringan sebelum disebar atau di-sharing agar sel doktrin pola terorisme bisa teratasi.

“Kegiatan kelompok radikal dan teroris ini terstruktur dan terencana. Jangan sampai masyarakat terpengaruh bahkan terlibat dalam kelompok tersebut, karena aksinya bertentangan dengan hukum,” ucapnya.

Berdasar fakta-fakta yang ada, Heriansyah menyebut penyebar paham radikal dan terorisme tidak memandang pekerjaan baik petugas, aparatur negara maupun masyarakat umum, sehingga seluruh elemen harus bergerak dan berkoordinasi.

“Kita juga harus bergerak dan terstruktur untuk melakukan upaya-upaya pencegahan dini, agar penyebarluasan radikalisme dan terorisme di Kalimantan Selatan tidak terjadi kembali. Itu sudah kami lakukan secara intensif di Kalsel,” katanya.

Ketua FKPT Didik Aliansyah Mahdi mengatakan tujuan kegiatan ini untuk mendorong dan mendukung semua elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan ini agar bisa menekan pengembangan paham Radikal yang memang kini terus tumbuh subur di Kalsel. (vin/K-11)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya