KPU Banjarmasin Distribusikan Logistik Pilkada

Banjarmasin, KP – KPU Kota Banjarmasin mulai mendistribusikan logistik untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan serta pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin tahun 2020, Senin (7/12) pagi.

Dari pantauan awak media, rombongan mobil angkutan tersebut mulai berangkat dari gudang penyimpanan logistik KPU di Gedung Wanita, Jalan Brigjen Hasan Basry menuju masing-masing kecamatan dengan pengawalan ketat dari kepolisian.

Pelepasan armada berupa pick up dan truk yang berisi logistik Pilkada tersebut langsung dilakukan oleh Ketua KPU Kota Banjarmasin, Rahmiyati Wahdah.

Wanita yang akrab disapa Rahmi itu mengatakan, bahwa saat ini KPU Kota Banjarmasin mendistribusikan logistik Pilkada ke 5 kecamatan yang ada di Kota Banjarmasin.

“Hari ini kita mendistribusikannya ke PPK (kecamatan), namun di kecamatan ini untuk transit saja. Sesampainya di kecamatan akan langsung kita distribusikan ke masing-masing kelurahan,” ucapnya pada awak media.

Ia menjelaskan, logistik yang didistribusikan hari ini berupa kotak suara yang didalamnya terdapat surat suara, formulir, alat tulis, paku untuk mencoblos serta keperluan lainnya.

Berita Lainnya
1 dari 2.124

“Jadi hari ini yang kita distribusikan itu semua keperluan yang akan digunakan saat hari pencoblosan seperti kotak suara, surat suara, paku, alat tulis dan juga bilik suara,” jelasnya

ia menambahkan, sedangkan untuk alat perlindungan diri (APD) terkait protokol kesehatan sudah kita distribusikan terlebih dahulu dan saat ini sudah sampai di masing-masing kelurahan.

Saat ditanya mengenai mekanisme pendistribusian di daerah yang akses jalannya sempit atau kecil, Rahmi menjelaskan bahwa akan ada penyesuaian armada angkutan.

“Untuk daerah yang tidak bisa dilalui oleh truk atau pick up, logistik akan kita alihkan ke armada pengangkutan yang sesuai dengan kondisi jalan di daerah bersangkutan,” pungkasnya.

Pihaknya menargetkan seluruh logistik Pilkada termasuk surat suara akan tiba di TPS maksimal pada H-1 pencoblosan atau pada hari Selasa (8/12).

Sesampainya di TPS, logistik Pilkada tersebut akan dikawal ketat baik itu oleh jajaran KPU dan Bawaslu, serta aparat kepolisian.

“Pengamanan ini bertujuan untuk mengamankan logistik Pilkada tersebut dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti aksi kecurangan dan sebagainya,” pungkasnya.

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya