Menpan RB, Apresiasi Penanganan Covid-19 di Tabalong

Tanjung, KP – Mendengar kerjasama gencar tiga pilar di Kabupaten Tabalong dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Tabalong, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo beri apresiasi.

Termasuk dalam hal pencegahan Covid-19 di lingkungan perkantoran, menurut Tjahjo Kumolo sudah cukup bagus.

Hal itu, diungkapkan Menpan RB RI Tjahjo Kumolo, di acara syukuran puncak Hari Jadi (Harjad) Kabupaten Tabalong ke-55 belum lama tadi di Halaman Pendopo Bersinar Tanjung.

Puncak peringatan Harjad Kabupaten Tabalong tahun ini juga dirayakan secara sederhana, sebab memang sedang berada di saat pandemi Covid-19 yang belum berakhir, sehingga jumlah undangan dan tamu pun terbatas sekitar 300 orang saja. Tamu undangan terdiri para pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Tabalong, tokoh agama, tokoh masyarakat, alim ulama.

Adapun tamu utama adalah Tamu Pusat yakni Menpan RB Tjahjo Kumolo, beserta rombongan, dan tamu undangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Gubernur H Syahbirin Noor beserta rombongan.

Kedatangan rombongan tamu pusat Menpan RB bersama rombongan Pejabat Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan langsung dijemput Bupati Tabalong Drs H Anang Syakhfiani M.Si, beserta unsur Forkopimda di Bandara Warukin Tanjung.

Berita Lainnya
1 dari 288

Menpan RB, Tjahjo Kumolo mengawali kegiatan kunjungannya di Tabalong meresmikan Mal Pelayan Publik (MPP) di Kelurahan Mabuun Kecamatan Murung Pudak.

Kemudian rombongan melanjutkan menghadiri rangkaian kegiatan peringatan Harjad Tabalong Ke-55 di Lapangan Halaman Pendopo Bersinar.

Kedatangan rombongan Menpan RB dan Gubernur Kalsel disambut meriah oleh kelompok seni hadrah, dan tarian legenda Si Pujung.

Legenda Si Pujung adalah cerita anak saudangar, yang sakti, pujung pandai menari dan bermain kuntau.

akyat kerajaan Tanjung Puri pesta aruh adat atas hasil ladang dan kebun yang melimpah. Pesta diramaikan dengan tarian dan Si Pujung dipasangkan menari dengan Putri Tanjung Sari, pada saat itulah Pujung mulai jatuh hati sampai ia tergila-gila terhadap Putri Tunjung Sari.

Dipinggiran sungai ketika putri bersama teman-temannya sedang mencuci tiba-tiba terdengar suara aneh menakutkan, sepasang jin telah merasuki jiwa si Pujung, jin jahat yang menggoda, membujuk dan membakar syahwatnya dengan mata merah, liar beringas Pujung memanggil Putri Tanjung Sari untuk mengajak bercinta.

Putri dan teman-temannya lari ketakutan sampai putri terjatuh kedalam pusaran arus sungai yang bergejolak, ia berteriak minta tolong sampai suaranya menghilang dan tubuhnya tenggelam, saat itu Pujung sadar, panik, bingung mengiba dengan penuh penyesalan. Itulah persembahan tarian Si Pujung oleh penata Gazali Rahman dan Ainun Sahara dengan penata musik Clasic Production Tanjung. (ros/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya