Rapat Paripurna
Masa Pandemi Kemajuan Pembangunan Tala Tetap Berjalan

Pelaihari, KP – Hari jadi Kabupaten Tanah Laut yang tepat jatuh pada Rabu 2 Desember 2020, mengambil tema “rakat mufakat tanah laut sehat”, berlangsung sederhana dan penuh khidmat.

Menerapkan protokol kesehatan dan pembatasan peserta rapat mengingat Pandemi Covid-19 yang masih belum selesai, disampaikan Bupati Tanah Laut HM Sukamta saat Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Perkembangan Pembangunan Kabupaten Tanah Laut tahun 2020 digedung DPRD Kabupaten Tanah Laut, Rabu (2/11/2020).

Dalam laporannya, Bupati menyebut Kabupaten Tanah Laut berhasil mengendalikan Covid 19 dengan Tingkat kesembuhan pasien 90,3 persen dari dari kasus Covid-19 1241 kasus dan angka kematian pasien covid-19 diangka 2,5 persen.

Ditambahkan, capaian keberhasilan lainnya yakni produksi pertanian, perkebunan bahkan harga jual karet sudah mengalami peningkatan di harga Rp 8000/kilo dan harga sawit Rp 1500 rupiah per kilo gram. Termasuk harga gabah padi cukup tinggi.

“Untuk bidang pertanian dan perkebunan sudah mengalami peningkatan,’’ jelas Sukamta.

Sementara di bidang kesehatan HM Sukamta mengatakan, hampir seluruh bisa menjamin masyarakat Tanah Laut terdaftar di Jaminan Kesehatan Nasional(JKN) sekitar 345 ribuan yang sudah terdaftar.

Menurutnya, Prioritas pertama dalam pembangunan Kabupaten Tanah Laut adalah pembangunan kualitas sumber daya manusia (sdm).

FOTO BERSAMA. (KP/Ist)
Berita Lainnya
1 dari 481

Kondisi pembangunan sdm Tala sampai tahun 2020 ini cukup menggembirakan, hal ini bisa dilihat dari indikator indeks pembangunan manusia (ipm). Dari lima tahun terakhir, ipm Kabupaten Tanah Laut memiliki trend yang positif naik. Secara peringkat ipm Tanah Laut saat ini masih berada pada urutan ke 6 se Kalimantan Selatan.

Bidang pendidikan yang juga terkena dampak covid-19 sehingga harus melaksanakan pembelajaran dengan jarak jauh. Sehingga Pemerintah memanfaatkan program “badatang” atau belajar dari radio tuntung pandang yang dimaksudkan untuk penguatan materi pelajaran yang telah diterima siswa selama belajar dari rumah.

Kebijakan Pemerintah dalam pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkualitas, yakni pertumbuhan yang mampu menurunkan kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan.

Pembangunan Infrastruktur di Kabupaten Tanah Laut sudah membangunPelabuhanswarangandantelahdilakukanujicobasandarkapaltongkang, dan Panjangjalandalamkondisimantap tahun 2020 ini adalah 1.075,80 km, serta pembangunan jembatan sebanyak 31 unit.

Pemerintah dalam upaya menjalankan strategi percepatan peningkatan status kemajuan dan kemandirian desa, perlu dilakukan secara terpadu, terkoordinir dengan melibatkan berbagai satuan kerja perangkat daerah. Sehinggamembentuk “desa berciri khas” yakni desa yang memiliki karakteristik khusus dilihat dari aspek social budaya, aspek geografis dan potensi alamnya. Sementara dari aspek SDM, masyarakat desanya memiliki keterampilan khusus sebagai mata pencaharian.

Menurutnya, tujuh program sudah dilaksanakan dengan baik dan progres membangun sarana infrastruktur.

Selain itu kunjungan PSC 119 hampir 1800.

Sukamta menambahkan berbagai capaian dan keberhasilan tersebut tentunya hanya dapat dicapai oleh kerja keras, keseriusan dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Namun demikian, berbagai capaian dan keberhasilan tersebut masih perlu ditingkatkan kembali, dan sekaligus akan menjadi tantangan tersendiri bagi kita dalam menghadapi permasalahan yang lebih kompleks di masa yang akan datang.

”Saya yakin sesulit apapun tugas dan pekerjaan yang kita emban sebagai amanah dari Allah SWT dan masyarakat, apabila dikelola dan dikerjakan dengan niat ikhlas, kerjasama dan gotong royong serta mengoptimalkan seluruh potensi, baik SDM maupun SDA, berat sama dipikul ringan sama dijinjing semua masalah dan tantangan akan bisa kita jadikan peluang untuk kebaikan bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Tanah Laut,” tutupnya. (adv/rzk/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya