Akibat meluapnya Sungai Awang
Pedayung PON Kalsel terpaksa Harus menghentikan latihan

Banjir besar di wilayah Kalsel, termasuk kota Banjarmasin, mengakibatkan sungai Awang tempat latihan pedayung PON meluap sehingga membahayakan untuk latihan.

Banjarmasin, KP – Tim dayung PODSI (Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia) Provinsi Kalimantan Selatan, yang disiapkan untuk tampil di PON XX Papua. Terpaksa harus menghentikan latihan, akibar banjir besar yang melanda wilayah Kalsel, termasuk kota Banjarmasin.

Sungai Awang yang merupakan tempat latihan pedayung sehari-hari juga meluap, aliran airnya sangat deras, sehingga tidak memungkinkan bagi para pedayung untuk melakukan latihan.

Kondisi tersebut mengakibatkan Tim dayung Kalsel mengalami kendala latihan ketika banjir melanda wilayah Kota Banjarmasin dan sekitarnya. Apalagi, lokasi latihan tim dayung Kalsel di Sungai Awang merupakan bagian dari Kecamatan Banjarmasin Timur, wilayah yang terdampak banjir paling parah. Alhasil, program latihan terpaksa diliburkan selama satu minggu.

Donny Wirawan, pelatih tim dayung Kalsel menuturkan arus Sungai Awang begitu deras pada saat banjir. “Kalau kami paksakan latihan, mungkin pedayung bakalan hanyut terbawa arus sungai. Debit air di Sungai Awang juga meluap, sehingga sangat membahayakan buat latihan dayung,” sebut Donny.

Berita Lainnya
1 dari 399

Ditambahkan Donny, beberapa pedayung Kalsel yang berdomisili di Kota Banjarmasin juga terdampak banjir. Rumah mereka terendam banjir, sehingga memaksa mereka absen latihan.

“Bagi para pedayung yang rumahnya terendam banjir, maka kami beri kompensasi tidak latihan dulu. Pasca banjir, mereka juga sibuk membersihkan rumah masing-masing,” sambungnya.

Saat ini, kondisi di Kota Banjarmasin berangsur normal. Banjir yang awalnya sampai merendam rumah warga, berangsur-angsur surut dengan sendirinya.

“Arus Sungai Awang sekarang juga sudah mulai tenang. Program latihan akan kembali dimulai dengan normal seperti biasa. Namun, kami terus memantau arus di Sungai Awang, kalau sewaktu-waktu deras, maka latihan di sungai ditiadakan dulu untuk sementara waktu,” tambahnya.

Donnya yang juga Sekretaris Umum Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Pengprov PODSI) Kalsel itu, berharap para pedayung Kalsel mampu menjaga kondisi di tengah situasi kurang bersahabat saat ini.

“Semua harus waspada terhadap pandemi Covid-19. Serta, harus jaga diri juga dengan cuaca saat ini yang kerap dilanda hujan dan angin kencang. Yang jelas, tetap konsentrasi mempersiapkan diri supaya bisa membela Kalsel di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua, yang diperkirakan digelar akhir tahun ini,” pungkasnya. (nets/nfr/k-9)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya