Atlet Binaraga Iswahyudi
Berjuang Melawan Banjir untuk Menuju Tempat Latihan

Perjuangan yang dilakukan atlet binaraga Iswahyudi, patut dicontoh, karena harus melawan genangan banjir untuk menuju tempat latihan.

Banjarmasin, KP – Apresiasi patut diberikan pada atlet binaraga PBFI (Persatuan Binaraga dan Fitness Indonesia) Provinsi Kalimantan Selatan, Iswahyudi, yang harus berjuang melawan dalamnya air banjir dari rumahnya menuju ke tempat latihan.

Wahyu, sapaan akrab peraih emas Kejuaraan Nasional Binaraga Master Indonesia ini, tinggal di Komplek Semangat Dalam Handil Bakti yang dilanda banjir cukup dalam, sehingga tidak bias dilalui sepeda motor maupun mobil. Terpaksa harus berjalan kaki di kedalaman air yang mencapai pinggang, menuju ke tempat parker sepeda motornya di Kayu Tangi, menuju ke tempatnya latihan di BSC (Bugar Sport Centre) Jl Sutoyo (Telak Dalam) Banjarmasin.

‘’Saya harus menghabiskan waktu sekitar 2 jam dari rumah ke tempat latihan, terlama menempuh jarak dari rumah ke Kayu Tangi berjalan kaki lebih dari 90 menit,’’ cerita Wahyu.

Namun kondisi tersebut, kata dia menambahkan, tidak menyurutkan semangatnya untuk tetap berlatih guna meningkatkan dan minimal mempertahankan prestasi yang sudah diraih.

Berita Lainnya
1 dari 321

Menurut Wahyu dukungan dari owner dan manejer BSC, Ronald Gautama dan Yudha Pribadi, memberikan motivasi luar biasa padanya untuk giat berlatih mengejar prestasi, paparnya.

Pengurus Provinsi Persatuan Binaraga dan Fitnes Indonesia (Pengprov PBFI) Kalsel sudah dibentuk dan segera dikukuhkan. Dijadwalkan, pengukuhan atau pelantikan akan dilaksanakan bulan depan. Selain itu, Pengprov PBFI Kalsel juga sudah konsolidasi ke daerah dan membentuk Pengurus Cabang (Pengcab). Sampai saat ini ada delapan Kabupaten/Kota yang siap dilantik.

Yudha Pribadi, Wakil Ketua Umum Pengprov PBFI Kalsel menjelaskan menjelaskan kepada awak media Rabu (20/1/2021) konsolidasi sudah dimulai sejak akhir tahun lalu.

“Kami mencari figur yang bersungguh-sungguh memajukan PBFI. Alhamdulillah, ada delapan Kabupaten/Kota yang sudah kami konsolidasikan dan siap dilantik. Yakni, Banjarbaru, Banjarmasin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kabupaten Balangan, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), dan Kabupaten Tabalong,” sebut Yudha.

Yudha menambahkan walaupun belum dilantik, program PBFI Kalsel maupun di tingkat Kabupaten/Kota perlahan sudah mulai dijalankan. “Antara lain, dengan mempromosikan olahraga fitnes dan binaraga yang memang sudah cukup dikenal. Kemudian, menjaring calon atlet baru dan mengarahkan Pengcab untuk membentuk tim menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI Kalsel 2022 di Kandangan, Kabupaten HSS,” sambungnya.

Di samping itu, pihaknya juga masih melakukan konsolidasi ke Kabupaten lainnya. “Kabupaten HST, HSU, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tapin, serta Kabupaten Kotabaru masih dalam tahap pendekatan. Mudah-mudahan, tahun ini kami bisa membentuk dan melantik Pengcab PBFI di seluruh Kabupaten/Kota se-Kalsel,” pungkas Yudha Pribadi yang juga sebagai manejer dan pelatih di BSC (Bugar Sport Centre) Banjarmasin. (nets/nfr/k-9)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya