Dibakar ODGJ, Tiga Rumah ‘Luluhlantak’

Banjarmasin, KP – Di awal 2021, peristiwa kebakaran kembali terjadi Banjarmasin.

Dalam insiden itu, tiga buah rumah di Jalan Alalak Tengah RT 15, Banjarmasin Utara, ‘luluhlantak’ dimakan si jago merah.

Kuat dugaan, kebakaran yang terjadi Jumat (1/1) sekira pukul 05.30 WITA tersebut, dibakar seorang pria berusia 58 dengan memiliki riwayat gangguan jiwa.

Menurut Kapolsekta Banjarmasin Utara AKP Gita Suhandi Achmadi melalu Kanit Reskrim Ipda Hendra Ginting, pihaknya masih melakukan penyelidian terkait kebakaran yang terjadi di Alalak Tengah tersebut.

“Saat ini kita masih meminta keterangan dari beberapa saksi,” tutur Kanit kepada awak media.

Diungkapkannya, adanya dugaan kebakaran tersebut disengaja dibakar oleh orang yang memiliki riwayat gangguan jiwa.

Berita Lainnya

Ketua KONI Tabalong Dituntut Lima Tahun

Jumat Berkah, Polsek Banteng Berbagi

1 dari 1.400

“Kalau memang terbukti orang tersebut gangguan jiwa, akan kita serahkan ke Rumah Sakit Jiwa untuk memeriksa kejiwaannya,” ujarnya.

Sementara itu, dari keterangan yang diperoleh kebakaran satu diantaranya rumah milik ketua RT setempat, M Rasyid.

Dikatakan M Rasyid bahwa rumah asal api itu diduga sengaja dibakar oleh seseorang yang memiliki riwayat gangguan jiwa, NA (58).

Dimana, NA yang tinggal sendiri, memang sudah beberapa kali hendak membakar rumah miliknya sendiri.

“Sudah sering saya bilangin ke keluarganya untuk diamankan ke tempat lain. Keluarganya masa bodoh,” ucapnya.

Peristiwa kebakaran yang disebabkan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), sebelumnya juga pernah terjadi di pemukiman Jalan Komplek Kejaksaan Kelurahan Pangeran Kecamatan Banjarmasin Utara, Senin (21/12/2020) lalu sekitar pukul 18.50 WITA.

Pelau yang berinisial A sudah diamankan dan dibawa oleh pihak keluarga ke Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Sambang Lihum. (yul/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya