Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Panen di Lokasi Demonstration Farm

Palangka Raya, KP – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Nurul Edy, mewakili Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), turut melakukan panen perdana padi lokasi Demonstration Farm Pemanfaatan Lahan Gambut Terdegredasi, Kamis (29/1).

Lahan digunakan untuk produksi padi itu berada di Desa Talio Hulu, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Panen dilakukan secara rrsmi oleh Kepala Badan Restorasi Gambut Dan Mangrove (BRGM) RI Hartono secara khusus datang ke Kalimantan Tengah.

Demfarm Ketahanan Pangan yang dilakukan oleh Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) RI ini merupakan salah satu upaya untuk mencegah krisis pangan dan menjaga ekonomi masyarakat selama pandemi Covid-19.

Pemerintah Indonesia menggagas Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bertajuk Food Estate (FE), dan BRGM RI melalui kegiatan Demonstration Farm (Demfarm) turut berpartisipasi dalam bentuk revitalisasi lahan gambut, yang dimanfaatkan untuk budidaya padi di Desa Talio Hulu, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau.

Lahan persawahan di Desa Talio Hulu merupakan lahan gambut tipis dengan ketebalan kurang dari 3 meter, bahkan sebagian memiliki ketebalan kurang dari 1 meter sehingga memiliki potensi untuk budidaya tanaman pangan.

Berita Lainnya
1 dari 432

Sawah di Desa Talio Hulu sebelumnya adalah areal bekas sawah yang terbengkalai dan mengalami kebakaran berulang. Lokasi ini sebelumnya merupakan target program transmigrasi pada dua sampai tiga dekade silam. Namun, karena lokasi tersebut terdiri dari lahan bekas gambut, perlu perlakuan khusus untuk pengelolaannya dan diperlukan intervensi yang tepat dari Pemerintah.

Menurut Asisten II Sekda Kalteng, sejak pertengahan tahun kemarin (tahun 2020), Presiden RI Joko Widodo telah menetapkan Kalimantan Tengah sebagai lokasi untuk Ketahanan Pangan Nasional, dan sebagian besar lokasi itu adalah ya X (bekas) lahan sejuta hektar ini, dan saya pikir ini masuk juga areanya.

Memperhatikan situasi dan ancaman kelangkaan pangan serta krisis perekonomian, BRGM merintis budidaya tanaman pangan di Desa Talio Hulu dengan melibatkan para ahli untuk melakukan pendekatan ilmiah dalam budidaya tanaman pangan di lahan gambut tersebut. Hal ini dilakukan agar produktivitas tanaman pangan dapat terus dikembangkan dengan teknologi serta ilmu pengetahuan terkini.

Nurul Edy menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Badan Restorasi Gambut dan Mangrove RI yang sejak tahun 2020 lalu melaksanakan kegiatan Demonstration Farm di Desa Talio Hulu.

Usai panen perdana, Kepala BRGM RI bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Prov. Kalteng melakukan dialog dengan para petani dan dihadiri antara lain Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, Sekretaris Desa Talio Hulu, dan para kelompok tani Desa Talio Hulu. (drt/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya