ASN Banjarmasin Hanya Diimbau untuk Tidak Pakai Elpiji 3 KG

Banjarmasin, KP – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin menegaskan kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Banjarmasin untuk tidak menggunakan gas elpiji ukuran 3 Kg.

Meskipun sebenarnya, surat edaran imbauan terkait hal itu telah disampaikan sejak tahun 2015 yang lalu, untuk tidak memakai bahan bakar gas bersubsidi ukuran 3 Kg yang seharusnya diperuntukkan kepada orang miskin.

Karena itu, Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Banjarmasin, Mukhyar mengingatkan lagi agar seluruh ASN di bawah Pemko Banjarmasin untuk tidak ikut memakai gas elpiji 3 Kg.

“Kita ingatkan lagi agar ASN jangan menggunakan elpiji bersubsidi ini. Apalagi sekarang terjadi kelangkaan,” ucapnya saat ditemui awak media di lobby Balai Kota Banjarmasin, Senin (22/02) siang.

Berita Lainnya
1 dari 3.247

Menurutnya, ASN seyogyanya beralih menggunakan gas elpiji lain. Misalnya ukuran 5,5 kilogram atau gas dengan tabung berwarna pink yang dikeluarkan oleh Pertamina.

Mengingat saat ini stok gas melon tersebut jumlahnya terbatas, dan hanya ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Elpiji itu kan untuk mereka berpenghasilan rendah. Jadi kami imbau agar ASN tidak ikut menggunakannya,” tambahnya lagi.

Disinggung mengenai adakah sanksi bagi ASN yang terbukti menggunakan elpiji 3 kilogram, Mukhyar tidak bisa menjawabnya dengan jelas. Itu dikarenakan hal ini sifatnya berupa imbauan.

“Kita belum dapat informasi ada ASN yang menggunakan elpiji 3 kilogram. Karena sifatnya cuma imbauan jadi tidak ada sanksi juga,” tutupnya.(Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya