Kerjasama Gojek, UMKM Dilatih Digitalitasi

Berita Lainnya
1 dari 652

Banjarmasin, KP – Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Kominfo Banjarmasin, di bawah Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, bekerja sama dengan Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Kota Banjarbaru dan Gojek Indonesia berkolaborasi memberikan pelatihan bagi pewira usaha kecil, khususnya usaha kuliner melalui kegiatan Thematic Academy.
Pelatihan UMKM ini juga sekaligus penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BPSDMP Kominfo Banjarmasin dengan Gojek Indonesia. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada 16-17 Februari 2021 di Aula Diskop UKM dan Tenaga Kerja.
Kepala BPSDMP Kominfo Banjarmasin , Abdul Rahman Harahap, mengatakan melalui inisiatif yang dilakukan Gojek Banjarmasin dengan program MelajuBersamaGojek, digitalisasi UMKM memberikan banyak solusi komprehensif bagi kemajuan UMKM khususnya di Wilayah kerja BPSDMP Kominfo Banjarmasin, yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.
“Saya mengajak pelaku UMKM yang belum bergabung secara online dapat memanfaatkan berbagai keunggulan teknologi platform digital seperti Gojek dan platform lainnya, dengan optimisme perekonomian bisa tumbuh. Yang sudah berada di dalam sistem online untuk terus melaju, tidak lupa disertai peningkatan kualitas produk/ jasa layanan, dan kapasitas produksi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehingga skala usaha dapat terus meningkat,” katanya.
Sementara itu, Branch Manager Gojek Indonesia Banjarmasin, Hendri Dwi Selamet, mengatakan lebih dari 500 ribu pewira usaha 96% di antaranya UMKM yang telah tumbuh bersama gojek. Ekosistem bersama Gojek bertahan di masa pandemi. Hal ini juga didukung untuk mempercepat pertumbuhan usaha UMKM.
Saat ini penggunaan aplikasi teknologi finansial menjadi satu solusi pembayaran praktis bagi konsumen dengan bantuan QRIS yang diluncurkan Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) .
QRIS bisa digunakan oleh berbagai aplikasi Fintech, salah satunya Gopay dari aplikasi Gojek Indonesia dengan cara mudah hanya dengan scan barcode yang tertera di merchant penyedia.
Kepraktisan penggunaan aplikasi teknologi finansial ini ternyata belum sejalan dengan tingkat pengetahuan pengguna aplikasi bagi merchant khususnya pewira usaha kecil. Masih banyak pengusaha UMKM kuliner merasakan kesulitan untuk mendaftarkan merchant nya di aplikasi Gojek agar bisa ikut meningkatkan penjualan produk.
Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo di tahun 2021 ini menargetkan 600.000 talenta digital. Adapun talenta digital tersebut tidak hanya Thematic Academy (TA) yang dilaksanakan saat ini yang menyasar para UMKM, namun juga termasuk talenta digital lulusan SMK TIK, lulusan S1, para ASN, UMKM, Ibu Rumah Tangga, disabilitas, dan anak sekolah. Talenta digital tersebut dilatih melalui berbagai tema pelatihan dan sertifikasi sesuai dengan jenjang kebutuhannya baik melalui Digital Entrepreneurship Academy (DEA), Beasiswa Digitalent melalui kegiatan: Vocational School Graduate Academy (VSGA) dan Fresh Graduate Academy (FGA), Beasiswa Dalam dan Luar Negeri bagi S2 dan S3, Regional Development Academy (RDA) bagi ASN Pemerintah Daerah, Profesional Academy (ProA) yang dikhususkan untuk para ASN, freelance, dan pewirausaha yang akan dilaksanakan oleh Balitbang SDM Kominfo pada tahun 2021.(mns/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya